SMM PANEL INDO

Seorang Guru Ngaji di Kampar Ditangkap Polisi, 4 Murid Diduga Menjadi Korban

datariau.com
123 view
Seorang Guru Ngaji di Kampar Ditangkap Polisi, 4 Murid Diduga Menjadi Korban
Foto: Humas Polres Kampar
Terduga pelaku saat diamankan polisi.

KAMPAR, datariau.com - Unit PPA Sat Reskrim Polres Kampar ungkap dugaan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku diduga seorang guru ngaji berinisial S (61) di Kecamatan Kampar Kiri Tengah pada Jum'at (14/8/2026) lalu.

Kekerasan seksual ini dialami oleh empat orang anak dibawah umur, dua antaranya laki-laki berinisial W (10) dan A (8), dua perempuan berinisial RI (11) dan A (12). Salah satu orang tua korban E (36) langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar.

"Usai terima laporan dilakukan penyelidikan pemeriksaan saksi-saksi dan melengkapi barang bukti baru pelaku pada Rabu (6/10/2026) ditangkap di rumahnya," jelas Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata.

Awal kejadian ini pada Jum'at (14/8/2026) sekira pukul 17.00 Wib, saat itu orang tua korban W pergi ke warung bersama anaknya, lalu anaknya bertanya kepada ayahnya, "Yah, kenapa ustad itu (diduga pelaku) suka megang nonot (kemaluan) orang?" mendengar pertanyaan tersebut ayah korban bertanya kepada anaknya tersebut "Nonot (kemaluan) siapa yang dipegang?" kemudian anaknya menjawab "Nonot saya dan teman saya".

Mendapat cerita dari anaknya, orang tua W menanyakan hal tersebut kepada T, yang mana anak T merupakan teman mengaji anaknya. "Saat ditanya T mengatakan kepadanya bahwa anaknya juga telah bercerita kepada T bahwa kemaluan anaknya juga dipegang oleh guru ngaji tersebut," jelas Kasat.

Kemudian orang tua para korban langsung menanyakan mengenai permasalahan tersebut kepada pelaku, namun saat itu pelaku tidak mengakui perbuatan tersebut.

Orang tua korban melaporkan kejadian ke Polres Kampar untuk ditindaklanjuti. "Setelah melengkapi barang bukti anggota langsung melacak keberadaan pelaku yang diduga saat itu berada di rumahnya," terangnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)