Sekda Arfan Usman Tinjau Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di RSUD Tengku Rafian Siak

Hermansyah
456 view
Sekda Arfan Usman Tinjau Serbuan Vaksinasi TNI-Polri di RSUD Tengku Rafian Siak
Sekertaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd dan Direktur RSUD Tengku Rafian Siak dr Benny Charuddin.

SIAK, datariau.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd melakukan peninjauan serbuan vaksinasi TNI-Polri yang berpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Kabupaten Siak, Kamis (23/9/2021).

Usai melakukan peninjauan, Sekda Kabupaten Siak Arfan Usman mengatakan, masyarakat sangat antusias untuk melaksanakan vaksinasi. Sepertinya masyarakat sudah memahami tujuan dari pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Kita memberikan penghargaan kepada petugas kita khususnya para dokter dan para medis yang melaksanakan tugas hari ini di RSUD Tengku Rafian, semoga apa yang kita harapkan dari pelaksanaan vaksinasi ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Dan kita mengharapkan perhatian masyarakat semakin tinggi untuk bersama-sama menuju tempat pelaksanaan vaksinasi," sebut Arfan.

Dikatakan Sekda Siak Arfan, setiap pelaksanaan vaksinasi di manapun itu, Pemerintah Daerah (Pemda) tetap berkoordinasi dan bekerjasama dengan TNI juga Polri. Pemerintah Daerah, TNI dan Polri bersama-sama mewujudkan tujuan dari pelaksanaan vaksin.

"Pada hari ini rata-rata peserta yang ikut vaksinasi adalah masyarakat kita yang sudah mengikuti sosialisasi dan di kunjungi oleh TNI dan Polri. Ini merupakan sinergitas antara TNI, Polri dan Pemda sudah melakukan kunjungan ke kampung-kampung dengan memberikan sosialisasi dan memberikan semacam kupon kepada masyarakat untuk hadir sesuai dengan jadwal dalam melakukan vaksinasi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Tengku Rafian Siak dr Benny Charuddin menyebutkan, pemberian vaksin ini dilakukan sebanyak 2 kali. Dosis yang digunakan adalah vaksin jenis Sinovac, diberikan hari ini untuk 300 peserta vaksin dan besoknya sebanyak 290 vaksin, jadi total vaksin sebanyak 590 dosis.

"Ini merupakan peran dari TNI dan Polri mencari peserta vaksin itu dari kampung ke kampung, yang masing-masing dari kampung terdiri dari 10 orang. Pembagian vaksin ini tertib dan ditentukan jam-nya , dengan begitu tidak terjadi kerumunan. Jadi, kita bisa menjaga prokes juga dalam pelaksanaan vaksin ini," pungkasnya.(rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)