Putus Asa Tak Dapat Hak Asuh Anak, Seorang Guru Tega Bunuh Muridnya Sendiri

Kakak Indra Purnama
83 view
Putus Asa Tak Dapat Hak Asuh Anak, Seorang Guru Tega Bunuh Muridnya Sendiri
Gambar: Kompas.com

DATARIAU.COM - Salah seorang murid SD berusia 9 tahun disiksa hingga tewas oleh gurunya setelah menyelesaikan tugas dan membagikan selebaran 'selamatkan planet'.

Mengutip The Sun Kamis (28/10/2021), Sofia Zhavoronkova membuat selebaran buatan sendiri yang dibagikan pada orang asing bersama seorang teman.

Guru bahasa Inggris Lanskaya (40) melihat gadis-gadis tersebut dan memuji mereka. “Bagus, ayo, aku akan membelikanmu sesuatu yang enak,” katanya kepada mereka, menurut ibu dari gadis lain.

Lanskaya kemudian membawa gadis-gadis itu ke kafe dan membelikan kue, permen dan es krim sebelum mengajak mereka ke rumahnya.

Guru tersebut lalu menyuruh gadis lain pulang dan tanpa cedera, sebelum dia diduga menyerang dan membunuh Sofia, klaim laporan.

Lanskaya diduga putus asa setelah pihak berwenang melarangnya membesarkan putra dan putrinya sendiri dan mengatakan Sofia seperti anaknya sendiri.

Guru itu berulang kali mengaku putrinya yang sehat menderita kanker dan membutuhkan perawatan medis yang mendesak, dan telah mengancam anaknya dengan pisau.

Setelah tewasnya Sofia, polisi menahan Lanskaya di kereta menuju pelabuhan Arktik Murmansk. Dia mengaku melakukan pembunuhan itu.

“Saya mengaku karena saya sangat sakit. Saya merasa tidak sehat, saya tidak punya waktu lama untuk hidup,” ujarnya di pengadilan. Menurut penyelidikan, tidak ada bukti dia sakit parah.

Jenazah Sofia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dan penuh luka tebasan, hancur dengan kepala pecah, media Vologda-Poisk melaporkan. (*)

Sourch: Suara.com