Polri Pastikan Pengadaan Seragam Baru Warna Krem Tak Dibebankan ke Satpam

Ruslan
1.408 view
Polri Pastikan Pengadaan Seragam Baru Warna Krem Tak Dibebankan ke Satpam
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Satpam Tahun 2021 di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2022). (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sebelumnya, seragam Satpam baru berwarna krem dipamerkan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Satpam.

HUT tersebut digelar di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2022).

Diberitakan Tribunnewscom, upacara itu diikuti oleh ribuan Satpam yang hadir secara langsung maupun virtual.

Dalam acara itu, pasukan Satpam yang menjadi peserta upacara telah memakai pakaian dinas harian (PDH) terbaru.

Adapun seragam satpam terbaru kini berubah warna dari warna cokelat menjadi krem.

Pada lengan kiri baju, terdapat lambang atau identitas masing-masing perusahaan tempat penyedia jasa pengamanan.

Sementara, di lengan bagian kanan seragam terdapat logo kepolisian daerah tempat mereka bertugas.

Sedangkan, untuk celana seragam Satpam terpantau masih sama yakni berwarna cokelat tua.

Alasan Pilih Warna Krem

Polri menyebut pemilihan warna seragam Satpam menjadi warna krem lantaran masih satu rumpun dengan warna seragam Korps Bhayangkara.

?Warna krem adalah warna turunan dari warna cokelat dengan gradasi lebih terang."

"Sehingga, masih dalam kategori rumpun warna seragam Polri,? kata Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (3/2/2022), seperti diberitakan Tribunnews.com.

Ramadhan menyampaikan, proses penentuan warna krem telah melalui diskusi dan diputuskan bersama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) dan Korbinmas Polri.

Lebih lanjut, Ramadhan juga menyampaikan pemilihan warna krem dilakukan untuk menciptakan keharmonisan antara Polri dan Satpam.

?Juga untuk menjaga moril dan psikologis Satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas agar tercipta hubungan kerja sama yang harmonis antara pembina dan yang dibina,? pungkasnya. (*)

Sumber: tribunnews.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)