Pemkab Siak Gelar Pencanangan Crash Program Imunisasi Polio Serentak

Hermansyah
521 view
Pemkab Siak Gelar Pencanangan Crash Program Imunisasi Polio Serentak
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi Pencanangan Crash Program Polio, Penimbangan Pengukuran Panjang dan Tinggi Bandan serentak se-Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Siak menggelar Pencanangan Crash Program Polio, Penimbangan Pengukuran Panjang dan Tinggi Bandan serentak se-Kabupaten Siak, dibuka secara resmi Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di damping Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Fauzi Asni berlangsung di Posyandu Dahlia Jalan Sultan Syarif Hasyim Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Senin (6/3/2023).

Turut hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri, Camat Siak, Forkopimcam Siak serta ratusan masyarakat Kecamatan Siak mengikuti kegiatan tersebut.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengatakan Crash Program Imunisasi Polio yang dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Siak, karena adanya kejadian luar biasa virus polio di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di daerah itu sudah dilakukan intervensi dengan pelaksanaan sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) polio di Aceh dan di Sumatera Utara.

"Hari ini kita melaksanakan pencanangan Crash Program Polio kegiatan ini kita laksanakan berdasarkan risk assessment Provinsi Riau dan Provinsi Sumbar merupakan daerah beresiko tinggi terhadap penularan virus polio," kata Alfedri.

"Untuk antisipasi hal itu, hari ini melalui Dinas Kesehatan kita lakukan imunisasi tetesan dan polio suntikan untuk anak-anak balita secara serentak di Kabupaten Siak,” ujar Bupati Siak.

Dikatakan Alfedri, penularan virus ini sangat cepat. Oleh sebab itu, imunisasi polio secara massal dilakukan dalam rangka mencegah penularannya.

“Kejadian di Aceh, perlu disikapi secara serius, karena virus penularannya sangat cepat,” jelasnya.

Dia menyebutkan, karena virus polio ini dianggap berbahaya, Bupati Siak menghimbau masyarakat yang memiliki balita 0-5 tahun segera melakukan penimbangan di posyandu terdekat.

Provinsi Riau dianggap sebagai wilayah yang berpotensi berisiko terjadinya penularan. Sehingga diperlukan upaya crash program untuk menutup kesenjangan imunitas serta mempertahankan status indonesia bebas polio.

"Covid-19 memberikan kita pelajaran betapa pentingnya sinergi. Untuk pelaksanaan imunisasi polio tentunya kita juga butuh dukungan TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan dan kampung," ucapnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)