SMM PANEL INDO

Oknum Guru Ditangkap Polres Kampar, Warga: Orangnya Tertutup, Mantan Kepala Sekolah

datariau.com
85 view
Oknum Guru Ditangkap Polres Kampar, Warga: Orangnya Tertutup, Mantan Kepala Sekolah
Foto: Humas Polres Kampar
Oknum guru diduga pelaku pencabulan siswinya.

KAMPAR, datariau.com - Salah seorang guru sekolah swasta di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar inisial R (30) ditangkap Polres Kampar di kawasan perumahan tempat tinggalnya, Kamis (1/10/2026) malam sekira pukul 19.05 WIB.

Penangkapan tersebut dilakukan atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap beberapa orang muridnya yang dilaporkan orang tua korban inisial W (36) ke Polres Kampar pada Sabtu (20/9/2026).

Dugaan pencabulan itu diketahui orang tua korban pada Kamis (17/9/2026) sekira pukul 08.30 Wib.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata membenarkan adanya dugaan kasus kekerasan terhadap anak tersebut yang korbannya disebut mencapai 20 anak.

"Baru melapor tiga orang ke Polres Kampar dan dari pengakuan pelaku ia sudah melakukan pencabulan ini lebih dari 20 orang siswinya," kata Kasat kepada media, Jumat (2/10/2026).

Setelah menerima laporan, Polisi langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dari keterangan saksi awal kejadian ini terungkap pada Kamis (17/9/2026), bahwa pelapor mendapatkan informasi dari salah satu wali murid mengatakan bahwa anaknya yang masih kelas tiga dan beberapa teman lainnya telah dipegang bagian dada oleh guru tersebut.

Mendengar hal tersebut Polisi menanyakan kepada anak dan mengatakan bahwa guru tersebut pernah mencium tangannya dan meletakkan tangan anak ke kemaluan guru saat belajar pagi hari, sejak kelas 1 sampai kelas 3 SD.

Setelah mendengarkan apa yang disampaikan oleh anaknya tersebut, ibu korban W menanyakan kepada guru lainnya dan mengatakan bahwa bukan anaknya saja yang jadi korban, melainkan beberapa murid lainnya juga menjadi korban guru tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi pada orang tua dan para korban, Ps Kanit II Unit PPA AIPDA Syamsul Bahri menangkap diduga pelaku di rumahnya.

Selanjutnya pelaku diinterogasi dan pelaku diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap murid-muridnya berjumlah kurang lebih 20 orang, namun yang berani bicara 3 orang anak.

"Kami himbau jika ada korban yang lain dipersilahkan mendatangi Polres Kampar untuk melaporkan kejadian tersebut," kata Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata.

Sementara itu menurut pengakuan beberapa warga sekitar tempat tinggal oknum guru, dikenal sebagai orang yang tertutup dan tidak terlalu bersosialisasi dengan masyarakat.

"Kadang jalan lewat depan ini gak negur, tertutup orangnya, sudah punya istri tapi anaknya kurang jelas kita sudah ada apa belum," terang salah seorang pemilik kedai di sekitar rumah oknum guru.

Disebutkan pula bahwa guru tersebut pernah menjadi kepala sekolah di tempat ia mengajar. "Tapi sekarang sudah bukan dia kepala sekolahnya. Sekolah swasta, sekolah Islam itu padahal, gak habis pikir, ya mudah-mudahan saja tidak benar informasi ini ya, tapi kalau memang benar semoga pelaku dihukum berat, kasihan anak-anak jadi korban," pungkas warga. (rrm)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)