Nekat Edarkan Sabu Karena Kebutuhan Ekonomi, Seorang IRT di Pekanbaru Diringkus Polsek Limapuluh

Denni France
759 view
Nekat Edarkan Sabu Karena Kebutuhan Ekonomi, Seorang IRT di Pekanbaru Diringkus Polsek Limapuluh

PEKANBARU, datariau.com - Polisi Sektor (Polsek) Limapuluh berhasil meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial TN (45) karena nekat mengedarkan sabu di jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Meranti Pandak, pada Sabtu (5/6/2021).

Dimana penangkapan itu berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika TKP jalan Sudirman.

?Tersangka TN ini kita tangkap di jalan Jendral Sudirman, saat dilakukan penggeledahan badan kita berhasil menemukan paket sabu seberat 2,71 gram, dan kita langsung bergerak kerumahnya untuk dilakukan penggeledahan, dan dari rumah tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit timbangan, satu alat berupa bong yang dibuat dari botol yakult dan satu unit hp samsung,? ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu?min Wijaya SIK MH yang diwakilkan Kapolsek Limapuluh AKP Stevie Arnold Rampengan SH MM MSi saat menggelar press realese, Senin (7/6/2021).


Dikatakan Kapolsek Limapuluh, bahwa tersangka inisial TN tersebut juga seorang residivis kasus narkoba pada tahun 2016.

?Ibu ini juga merupakan residivis pada tahun 2016 yang diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Riau yang menjalani lama hukuman 5 Tahun 6 Bulan,? beber AKP Stevie.

Kini pihaknya terus akan melakukan pengembangan terhadap tersangka dari kontak nomor yang ada di hp samsung milik tersangka.

?Kita akan terus dalami, karena kontak dalam hp samsung itu banyak berisikan nomor yang dicurigai sebagai pelanggan ibu ini,? ungkap Kapolsek Limapuluh AKP Stevie Arnold.

Ditambahkan Stevie, terhadap tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana Penjara Seumur Hidup atau Paling Lama 20 (dua puluh) tahun.

Sementara itu, tersangka TN dalam kesempatan saat diwawancarai, mengatakan melakukan pekerjaan haram tersebut karena kebutuhan ekonomi.

?Kebutuhan ekonomi, anak saya banyak pak, ada 5 orang yang harus dibiayai sedangkan suami saya tidak bekerja, kalau semua itu dijual harganya 2 juta. Menjalani pekerjaan ini setelah keluar dari penjara sebelumnya, dari awal Tahun.? pungkasnya. (den)

Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)