SMM PANEL INDO

Mendagri Tito Dorong IMT-GT Tak Sekadar Forum, Tapi Hasilkan Proyek Nyata

Samsul
53 view
Mendagri Tito Dorong IMT-GT Tak Sekadar Forum, Tapi Hasilkan Proyek Nyata

DATARIAU.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) tidak berhenti sebagai forum dialog, tetapi berkembang menjadi platform yang menghasilkan program dan proyek konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di ketiga negara.

Pesan tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan sambutan pada Gala Dinner Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriott, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, tantangan IMT-GT bukan sekadar mempertahankan pertemuan antarpemerintah, melainkan memastikan berbagai gagasan dapat diwujudkan menjadi kerja sama nyata. "Pertanyaannya adalah bagaimana kita mewujudkannya? Bagaimana kita mengubah visi menjadi kenyataan? Inilah persoalan yang sebenarnya," tegasnya.

Ia menilai, pemerintah pusat dan daerah dapat mengambil peran lebih besar dengan membangun berbagai bentuk kolaborasi. Kolaborasi tersebut termasuk kerja sama antardaerah melalui konsep kota kembar atau provinsi kembar dengan wilayah di Malaysia dan Thailand.

Mendagri juga menyoroti besarnya potensi ekonomi kawasan, khususnya antara Malaysia, Thailand, dan Pulau Sumatera. Menurutnya, jumlah penduduk, sumber daya alam, tenaga kerja produktif, serta komoditas unggulan menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing kawasan.

Salah satu potensi tersebut ialah komoditas karet. Malaysia dan Thailand memiliki sejarah panjang sebagai negara penghasil karet, sementara Sumatera juga memiliki tradisi produksi komoditas tersebut. Ia mendorong agar potensi itu dikembangkan tidak hanya dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga produk bernilai tambah.

Selain karet, Sumatera memiliki berbagai sumber daya alam, seperti minyak dan gas bumi, emas, serta potensi pertanian dan perkebunan. Pulau tersebut juga memiliki sekitar 63 juta penduduk, yang didominasi oleh usia produktif.

Menurutnya, potensi ekonomi dan demografi tersebut semakin strategis karena posisi geografis Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand. Kondisi ini dapat menjadi fondasi untuk memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pariwisata, dan kerja sama ekonomi lainnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)