PEKANBARU, datariau.com - Libur panjang biasanya identik dengan ramainya bandara. Deretan koper, antrean check-in yang mengular, hingga ruang tunggu yang penuh sesak menjadi pemandangan umum ketika masyarakat memanfaatkan cuti bersama untuk bepergian. Namun suasana berbeda justru terlihat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada long weekend kali ini.
Kamis, 14 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus. Pemerintah juga menetapkan Jumat, 15 Mei 2026 sebagai cuti bersama. Dengan tambahan akhir pekan Sabtu dan Minggu, masyarakat menikmati empat hari libur berturut-turut.
Meski demikian, arus penumpang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tampak berjalan normal seperti hari-hari biasa. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan tetap berlangsung lancar tanpa lonjakan berarti.
Di area keberangkatan domestik, penumpang terlihat datang silih berganti dengan ritme yang tidak terlalu padat. Sebagian besar tampak santai menunggu jadwal penerbangan sambil menikmati suasana ruang tunggu. Tidak terlihat antrean panjang maupun kepadatan berlebih di pintu pemeriksaan keamanan.
Pgs General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Yoko Harianto, mengatakan jumlah penumpang pada Kamis (14/5/2026) diperkirakan berada di angka 8.114 penumpang. Jumlah tersebut masih berada dalam kategori normal.
“Untuk trafik di bandara masih dalam kategori normal dan belum menunjukkan lonjakan signifikan,” ujarnya.
Menurut Yoko, pada hari biasa jumlah penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru memang berkisar di angka delapan ribuan per hari. Karena itu, long weekend kali ini belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan arus perjalanan udara dari Pekanbaru.
Fenomena ini cukup menarik mengingat libur panjang sering dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar daerah. Namun kali ini, sebagian warga tampaknya memilih menikmati waktu libur di dalam kota atau pulang kampung menggunakan jalur darat.
Selain itu, kondisi ekonomi dan kebiasaan masyarakat yang kini lebih selektif dalam mengatur pengeluaran juga diduga menjadi salah satu faktor belum meningkatnya minat bepergian menggunakan pesawat terbang.
Yoko juga menyebutkan hingga saat ini belum ada pengajuan tambahan penerbangan atau extra flight dari maskapai yang beroperasi di Bandara SSK II Pekanbaru. Biasanya, penambahan jadwal penerbangan dilakukan maskapai apabila terjadi lonjakan permintaan penumpang pada momen tertentu.
Meski situasi bandara masih relatif landai, pihak pengelola memastikan pelayanan kepada penumpang tetap dilakukan secara maksimal. Seluruh fasilitas dan operasional bandara tetap disiagakan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang bepergian selama masa libur panjang.
Bagi sebagian penumpang, suasana bandara yang tidak terlalu ramai justru menjadi keuntungan tersendiri. Proses check-in terasa lebih cepat, antrean keamanan lebih singkat, dan perjalanan pun menjadi lebih nyaman tanpa hiruk-pikuk kepadatan penumpang seperti yang biasa terjadi saat musim liburan. (mcr)