Langgar PPKM Darurat, Lurah Ini Jadi Tersangka dan Terancam Dicopot

Ruslan
137 view
Langgar PPKM Darurat, Lurah Ini Jadi Tersangka dan Terancam Dicopot
Foto: Net

DEPOK, datariau.com - Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman meminta Lurah Pancoran Mas Suganda dicopot dari jabatannya setelah ditetapkan tersangka karena langgar PPKM Darurat. Sabtu lalu, Suganda menggelar resepsi pernikahan anaknya.

“Ini saatnya Pemerintah Kota menunjukan legitimasi moralnya untuk penegakan aturan,” kata anggota DPRD Kota Depok itu, Rabu 7 Juli 2021.

Menurut Ikra, selain hukuman pidana yang diterima oleh sang lurah, Wali Kota Depok Mohammad Idris juga harus memberikan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan.

“Sebagai seorang pejabat pemerintahan, hukuman yang diterima harus lebih berat dari warganya, lurahnya harus copot,” kata Ikra.

Apabila sang lurah tidak mendapatkan sanksi tegas dari pemerintah kota, maka dirinya menganggap Wali Kota Depok Mohammad Idris diskriminatif dalam menjalankan aturan.

“Kalau ini tidak dilakukan tindakan tegas, maka pemerintah kota ini kehilangan legitimasi moralnya untuk melakukan penegakan peraturan, terkesan diskriminatif, pada warga dia bisa keras, pada aparaturnya dia nggak bisa tegas,” beber Ikra.

Dasar pemberian sanksi tegas berupa pencopotan jabatan adalah lurah Pancoran Mas menggelar acara resepsi pernikahan tanpa mengindahkan aturan PPKM Darurat.

“Ketika warga harus tinggal dirumah, jalanan ditutup, warung nggak boleh buka, belum lagi tenaga kesehatan yang sedang berjibaku, eh dia bikin pesta, nggak ada sensitivitasnya,” kata Ikra.