Kucing hingga Baju Dijarah Ribuan Massa di Rumah Mewah Eko Patrio Sampai Kosong Melompong

datariau.com
1.686 view
Kucing hingga Baju Dijarah Ribuan Massa di Rumah Mewah Eko Patrio Sampai Kosong Melompong

JAKARTA, datariau.com - Bukan hanya rumah Ahmad Sahroni dan Uya Kuya yang menjadi sasaran amuk massa.

Massa juga menyasar rumah Eko Patrio di Jalan Karang Asem 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Rumah Eko Patrio dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mulai berkumpul di depan rumah anggota DPR RI bernama lengkap Eko Hendro Purnomo itu sejak pukul 20.00 WIB.

Semula, massa hanya menunggu di pinggir jalan, sebelum akhirnya memaksa satpam perumahan membuka portal yang tertutup rapat.

Satpam pun tidak kuasa menghalangi saat massa membuka paksa akses masuk ke rumah Eko Patrio.

Massa kemudian mendobrak pagar besi dan berbondong-bondong masuk ke pekarangan. Sejumlah kaca rumah pecah akibat amukan mereka.

Sesampainya di rumah Eko Patrio, massa melarang adanya perekaman, termasuk oleh awak media.

Sejumlah perabotan rumah tangga, pakaian, hingga barang elektronik tampak berserakan, lantai rumah itu penuh serpihan kaca pintu dan jendela yang pecah dilempar benda keras.

Beberapa orang terlihat membawa kursi, lampu, kursi, koper, speaker studio dan kasur keluar dari rumah yang disebut milik Eko Patro, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.

Bahkan, sejumlah kucing peliharaan ikut dibawa oleh massa yang masuk ke dalam rumah.

"Kucing mau saya adopsi," kata salah satu warga sambil menggendong seekor kucing anggora yang diambilnya dari dalam kandang di basement rumah.

Petugas keamanan dan aparat berpakaian loreng lengkap yang bersiaga di luar dan dalam rumah tampak tidak bisa berbuat banyak ketika orang-orang terus berdatangan.

Mereka tidak hanya demonstran yang mukanya cemong pasta gigi.

Ada juga kalangan pria berpakaian modis membawa mobil, ibu-ibu dan para remaja putri berpakaian tidur sibuk bolak- balik mengangkuti setiap barang berharga dari dalam rumah mewah berlantai tiga itu hingga kosong.

"Kapan lagi punya baju, sepatu milik orang kaya. Mas Eko.. Pak Dewan yang baik... terima kasih yaa," pekik mereka bersahut-sahutan.

Sebagian besar dari warga itu mengaku tahu lokasi dan adanya aktivitas penjarahan di rumah tersebut dari sebaran video siaran langsung dan juga video cuplikan yang diunggah di sejumlah kanal media sosial.

Aktivitas orang-orang yang sibuk mengangkuti barang menjadi tontonan banyak warga yang memenuhi jalan sekitar kompleks perumahan megah itu.

"Baru sampai nih, masih ada gak barang di dalem? Ada lah masih cari aja," begitu celotehan dari dalam kerumunan massa.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)