Kesal Diminta Cerai, Seorang Pria Bakar Istrinya Hidup-hidup di Depan Mata Mertua

Ruslan
132 view
Kesal Diminta Cerai, Seorang Pria Bakar Istrinya Hidup-hidup di Depan Mata Mertua
Foto: Surya/Luhur Pambudi dan Pixabay

DATARIAU.COM - Untuk membina rumah tangga yang harmonis agaknya tak cuma dibutuhkan cinta semata.

Salah-salah persiapan, kekerasan rumah tangga pun bisa terjadi dan mematik api permasalahan yang lebih besar lagi.

Seperti kejadian tragis yang dialami sepasang suami-istri di Surabaya, Jawa Timur ini misalnya.

Sang istri yang baru 1,5 bulan menikah nyaris meregang nyawa usai dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri.

Diberitakan Tribun Jatim, peristiwa suami bakar istri ini terjadi di sebuah kamar kos, kawasan Ketintang Baru, Gayungan, Surabaya, Selasa (15/10/2019).

Pelaku ialah Purwanto (35) asal Pati, Jawa Tengah, yang membakar istrinya sendiri, Putri (25) asal Parengan, Tuban.

Mereka merupakan pasangan pengantin baru yang baru saja mengarungi bahtera rumah tangga selama 1,5 bulan.

Peristiwa tersebut bermula ketika Putri dan ibunya, Sumiyati beserta cucunya mendatangi Purwanto di kos-kosannya.

Saat itu Sumiyati menemani anak dan cucunya berkemas untuk pulang sementara ke Tuban.

Namun, ia menyebutkan, Putri sempat adu mulut dengan Purwanto saat dirinya berada di luar kos.

Sesudah itu, Sumiyati mendengar suara terikan dari putri semata wayang tersebut.

"Saya dengar anak saya teriak 'Mama'. Saya lihat api sudah membakar anak saya (di dalam kamar kos)," kata Sumiyati saat ditemui di IGD RSUD Dr Soetomo, Selasa (15/10/2019).

Melihat kondisi anaknya yang terbakar, Sumiyati mengaku perasaannya campur aduk, antara panik menolong anaknya sembari menggendong cucu.

"Saya lihat api menyala di kepala anak saya, tak suruh ke kamar mandi. Saya panik gendong cucu. Awalnya cucu nggak nangis, lihat Mamanya nangis ikut nangis," lanjutnya.

Sumiyati mengaku tak tahu bahan bakar apa yang digunakan menantunya untuk mencelakai anak perempuan satu-satunya itu.

"Saya nggak tahu (bahan) yang dipakai, saya masuk dia (Purwanto) kabur pakai motor," ungkapnya.

Sumiyati menduga peristiwa tersebut sudah direncanakan menantunya, sebab saat ia mengantar anak dan cucunya, dirinya melihat menantu seperti menunggu kedatangan mereka.

Saksi mata yang merupakan penjaga kos, Heri Suwardoyo menambahkan bahwa sebelumnya Putri disebut pergi ke rumah orang tuanya, namun tak pamit ke Purwanto.

"Kemarin istrinya pergi ke rumah orang tuanya gak pamit. Lalu tadi ke sini mau ambil barang barang ditemani sama ibunya," kata Heru pada awak media di lokasi.

Namun tak diduga, terjadilah percekcokan antara Purwanto dan Putri di dalam kosan berukuran 3 x 5 meter itu.

"Cekcoknya ya ada di dalam, mertuanya sekalian juga ada di dalam. Ya nggak terlalu bentak-bentak karena ada mertuanya," jelasnya.

"Mereka datang mau pisahan, kesini mau kemasi barang-barang, terus ibunya keluar telepon, pesan travel," terang pria berkacamata itu.

Tak lama berselang, terdengar suara jeritan Putri dari dalam kosan tersebut.

Bergegas ke lokasi kejadian, Heri melihat api sudah membakar kasur matras berukuran 2 x 2 meter itu begitu hebatnya.

Sementara itu, saksi mata atau tetangga sebelah kosan korban, Ria Santi (27) menuturkan melihat korban berteriak kepanasan lalu duduk di halaman kosan tersebut.

"Dari sini (rambut) ke tangan sudah melepuh semua, dia pakai kaus dan celana hitam panjang," kata Ria Santi, dikutip dari Surya.co.id.

Korban, ungkap Ria, mengalami luka bakar di sekujur tubuh

Tak lama kemudian Putri kemudian dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.

Sementara itu, tabiat dan pelaku Purwanto selama menjadi suami Putri sejak Agustus 2019 juga dibeberkan oleh Sumiyati.