Kesal, Perempuan Ini Nekat Potong Tali Tukang Cat Gedung

Ruslan
1.202 view
Kesal, Perempuan Ini Nekat Potong Tali Tukang Cat Gedung
Seorang perempuan Thailand nekat memotong tali rope yang menahan dua pekerja yang tengah mengecat gedung kondominium karena merasa tidak diberitahu ada pekerjaan tersebut. Foto/Thaiger

DATARIAU.COM - Seorang perempuan yang tinggal di sebuah kondominium Thailand nekat memotong tali rope yang menahan dua orang tukang cat dan meninggalkannya tergantung di atas lantai 26 sampai mereka berhasil diselamatkan oleh penghuni lain.

Hal itu dilakukan karena perempuan itu kesal karena kedua pekerja tersebut tiba-tiba muncul di jendela kamarnya dan merasa tidak diberitahu ada pekerjaan pengecatan.

Akibat aksi nekatnya itu, perempuan itu kini harus berhadapan dengan polisi.

"Ia menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan dan perusakan properti," ujar kepala kantor polisi Pak Kret di utara Ibu Kota Thailand, Pongjak Preechakarunpong, seperti dikutip dari The Associated Press, Kamis (28/10/2021).

Pongjak tidak mengatakan apa yang mendorong perempuan itu untuk memotong tali, tetapi media Thailand melaporkan bahwa dia tampaknya frustrasi ketika para pekerja muncul di luar kamarnya dan tidak melihat pengumuman dari pihak pengelola kondominium bahwa mereka akan melakukan pekerjaan pada 12 Oktober.

Sebuah klip video di media sosial menunjukkan dua tukang cat meminta warga di lantai 26 untuk membuka jendela dan membiarkan mereka masuk. Salah satu tukang cat, seorang warga negara Myanmar bernama Song, mengatakan kepada media Thailand bahwa ia dan dua temannya telah turun dari lantai 32 untuk memperbaiki retakan pada bangunan.

Ketika sampai di lantai 30, dia merasa talinya lebih berat dan ketika dia melihat ke bawah, dia melihat seseorang di lantai 21 membuka jendela dan memotong talinya. Dia mencoba meminta bantuan dari unit lain, tetapi tidak ada yang menanggapi.

"Rekannya yang lain terus membantu mereka dari lantai atas," kata Praphaiwan Setsing, warga yang menyelamatkan kedua tukang cat itu.

Praphaiwan mengatakan suaminya yang berkebangsaan Inggris melihat seorang tukang cat memberi isyarat minta tolong dan memanggilnya untuk berbicara dengan mereka.

"Insiden ini mengejutkan dan seharusnya tidak terjadi sama sekali," ujarnya.

Manajemen kondominium menemani para tukang cat itu untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Wanita berusia 34 tahun itu pada awalnya menyangkal bahwa dia bertanggung jawab, tetapi polisi mengirim tali yang terputus untuk analisis sidik jari dan DNA, lapor media.

Pada hari Rabu, wanita dan pengacaranya muncul di kantor polisi. Setelah polisi menunjukkan rekaman CCTV dan bukti forensik, dia mengaku tetapi membantah berniat untuk membunuh para pekerja.

Pongjak mengatakan tersangka dibebaskan sementara. "Polisi akan mengajukan dakwaan di pengadilan provinsi dalam waktu 15 hari," katanya.

Pelaku bisa menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun jika terbukti bersalah atas tuduhan percobaan pembunuhan. (*)

Source: sindonews.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)