Kemenag Berharap Otoritas Saudi Segera Cabut Penangguhan Penerbangan Umrah

Giri
398 view
Kemenag Berharap Otoritas Saudi Segera Cabut Penangguhan Penerbangan Umrah
Ilustrasi (foto: CNBC Indonesia)

DATARIAU.COM - Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Khoirizi berharap agar otoritas Arab Saudi segera mencabut penangguhan penerbangan umrah bagi calon jemaah asal Indonesia.

Hal itu ia sampaikan ketika menemui Duta Besar Arab Saudi, Esham Altsaqafi pada Rabu (22/9/2021).

Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspen dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci," kata Khoirizi dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (23/9/2021).

Khoirizi berharap kepada otoritas Saudi agar jemaah umrah Indonesia bisa segera mendapat kesempatan untuk diberangkatkan. Terlebih lagi, penanganan Covid-19 di Indonesia terus membaik.

Khoirizi menilai para jemaah umrah Indonesia juga siap untuk mengikuti berbagai protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

"Kami berharap jemaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan," ungkap Khoirizi.

Selain itu, Khoirizi mencatat ada lima negara pengirim jemaah umrah terbanyak di dunia yaitu Pakistan, Indonesia, India, Turki, dan Mesir. Lima negara tersebut juga belum bisa mengirimkan jemaah umrahnya sampai saat ini.

Sementara itu, Dubes Arab Saudi Esham Altsaqafi menegaskan bahwa Saudi tidak pernah melarang umat Islam Indonesia untuk melaksanakan umrah. Menurutnya, peraturan di Saudi diberlakukan semata-mata dalam rangka mengatasi pandemi. Apalagi, hubungan Arab Saudi dan Indonesia juga sangat baik.

Esham mengaku telah melaporkan kepada otoritas Arab Saudi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai membaik.

"Informasi ini disampaikan agar menjadi pertimbangan bagi pemerintah Arab Saudi," kata Esham.

Esham juga menuturkan bahwa peminat umrah masih sangat sepi. Padahal, penyelenggaraan umrah sudah dibuka sejak Muharam 1443H untuk beberapa negara.

Ia mengatakan hal itu disebabkan prosedur penyelenggaraan umrah yang sangat ketat demi mencegah penyebaran pandemi.

"Hanya sekitar 1000-1500 orang," kata Esham.

Diketahui, Indonesia masih masuk dalam daftar list negara yang ditangguhkan untuk mengirimkan jemaah umrah ke Saudi. Hal itu tak lepas dari adanya Edaran General Authority Civilization Aviation Nomor 4/43917 pada tanggal 2 Februari 2021 lalu belum dicabut Pemerintah Arab Saudi. (*)

Source: CNNINDONESIA

Editor
: Yessi Novriani
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)