Nah, setelah membahas kelebihan Galaxy A22 5G, tentu saja akan dibahas beberapa minus atau hal yang seharusnya bisa lebih baik lagi:
1. Desain LayarSayangnya, desain layar Galaxy A22 5G masih mengusung model water drop. Samsung menyebut desainnya dengan Infinity-V atau layar dengan takik berbentuk huruf "V". Desain ini terus terang terbilang jadul dan ketinggalan zaman. Apalagi, harganya sudah di atas Rp3 juta. Selain itu, bezel di bagian bawah layar atau chin juga cukup tebal. Kedua hal ini jadi cukup mengganggu.
2. Charger 15WWalaupun mengusung baterai 5.000 mAh yang jadi standar ponsel mid-range saat ini, namun Galaxy A22 5G masih memakai charger 15W. Dampaknya, proses pengisian daya baterai terasa cukup lama. Sebab, dari 0-25 persen butuh 30 menit. Jadi butuh hampir 2 jam agar baterai terisi penuh. Memang bodi Galaxy A22 5G cukup ramping. Tapi, lumayan berat dengan bobot 203 gram.
3. Tidak Ada NFCNFC belakangan sudah jadi fitur wajib bahkan di kelas entry level. Sayangnya, Galaxy A22 5G belum mendukung NFC, yang sangat penting untuk mengisi kartu e-toll atau pembayaran.
Source:
Sindonews.com