Jokowi Nilai Kritikan BEM UI Diperbolehkan, Pihak Kampus Diminta Tidak Menghalangi Mahasiswa Berekspresi

Ruslan
256 view
Jokowi Nilai Kritikan BEM UI Diperbolehkan, Pihak Kampus Diminta Tidak Menghalangi Mahasiswa Berekspresi

DATARIAU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang menyebut dirinya sebagai The King of Lip Service. Menurut Jokowi, kritik para mahasiswa tersebut merupakan bentuk ekspresi yang diperbolehkan di negara demokrasi seperti Indonesia.

"Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi. Jadi, kritik itu, ya, boleh-boleh saja," ujar Jokowi saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (29/6).

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menyoroti reaksi pihak kampus UI yang sebelumnya memanggil pengurus BEM menyusul kritik tersebut. "Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi," ucap Presiden Jokowi.

Namun demikian, Jokowi mengingatkan kepada mahasiswa bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya sopan santun.

"Mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat, tetapi yang saat ini penting kita semuanya bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi Covid-19," ungkapnya.

BEM UI pada Sabtu (26/6) melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo yang disampaikan melalui unggahan di akun Twitter resmi @BEMUI_Official. Melalui akun medsos itu, BEM UI mengunggah foto bertuliskan Jokowi: The King of Lip Service.

Presiden Ketujuh RI itu memandang, kritik para mahasiswa kepada dirinya sebagai suatu hal yang biasa dan sudah sering dilakukan. Jokowi mengatakan, kritik serupa sebelumnya juga pernah ditujukan terhadap dirinya dari sejumlah kalangan.

"Itu, kan, sudah sejak lama, ya. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo," ujar Presiden.