Ini Profil 6 Pejabat yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Hari Ini

datariau.com
184 view
Ini Profil 6 Pejabat yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Hari Ini
Foto: Kompas.com
Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet hari ini, Senin (27/4/2026). Pelantikan Menteri hingga Kepala Badan

DATARIAU.COM - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet hari ini, Senin (27/4/2026). Pelantikan Menteri hingga Kepala Badan digelar di Istana Negara, Jakarta.

Dikutip dari detik.com, ada enam tokoh yang dilantik oleh Prabowo, mereka adalah Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Kemudian ada juga Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi, dan Abdul Kadir Kading sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Baca juga:Reshuffle Kabinet Prabowo: Ibarat Mandi Safar, Menyucikan Pemerintahan dari Noda Lama


Berikut profil singkat keenam pejabat yang dilantik Prabowo hari ini:

1. Mohammad Jumhur Hidayat


Mengutip dari situs Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK), Moh Jumhur Hidayat atau lebih akrab disapa Jumhur, lahir di Bandung, Februari 1968. Semasa kuliah di Institut Teknologi Bandung, ia dikenal sebagai salah satu aktivis pimpinan mahasiswa.

Jumhur melanjutkan studi Teknik Fisika di Universitas Nasional dan kemudian pada tahun 2013 menyelesaikan gelar Magister Sosiologi di Universitas Indonesia. Pada bulan Juni 1989, ia terlibat dalam demonstrasi mahasiswa sebagai bagian dari solidaritas internasional terhadap demonstrasi damai mahasiswa Tiongkok di Taman Tiananmen yang dikenal sebagai "Tragedi Tiananmen".

Ia melanjutkan perjuangannya dengan bergabung pada beberapa LSM yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Ia juga mendirikan organisasi buruh dan memimpin organisasi buruh tertua dan terbesar bernama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Pada tahun 2007, Jumhur diangkat menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI-sekarang BP2MI) yaitu Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Salah satu tanggung jawab penting Badan ini adalah memberantas perdagangan manusia.

Baca juga: Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026


2. Hanif Naisol Nurofiq


Melansir laman Kementerian Lingkungan Hidup, Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP lahir pada 21 Maret 1971 menyelesaikan pendidikan di SDN Kadipaten 2 Bojonegoro, SMPN 1 Bojonegoro dan SMAN 1 Bojonegoro. Beliau kemudian menempuh pendidikan S1 dan S2 di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) Kalimantan Selatan, dan berhasil menyandang gelar Doktor di Universitas Brawijaya Malang.

Ini perjalanan karirnya:


Tahun 1993: Staf Data di Kalimantan Selatan

Tahun 1995: Kepala Resor Pemangkuan Hutan di Pulau Laut Utara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Baru

Tahun 1997: Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Sungai Kupang di Kalimantan Selatan

Tahun 1999: Kepala BKPH di Batulicin

Tahun 2000: Kepala Urusan Peredaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Sungai Kupang

Tahun 2007: Kepala Seksi Pemasaran Hasil Hutan di Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Tanah Bumbu

Tahun 2016: Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan

Tahun 2023: Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Tahun 2024: Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

3. Dudung Abdurachman


Bersumber dari situs Universitas Trisakti, Jenderal Dudung Abdurachman yang lahir pada 19 November 1965 di Bandung, Jawa Barat adalah lulusan Akademi Militer Angkatan 1988. Ia membangun karier strategis dalam TNI Angkatan Darat, seperti menjabat sebagai Pangdam Jaya, Pangkostrad, hingga menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 17 November 2021 hingga 25 Oktober 2023.

Ia meraih gelar doktor dari Universitas Trisakti pada 2023 dengan predikat Cum Laude dalam Manajemen Strategis. Sejak 2025, Dudung berkiprah dalam ranah sipil sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional dan Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

4. Muhammad Qodari


Mengutip dari portal resmi Kantor Staf Presiden, Muhammad Qodari atau yang lebih sering disapa M Qodari lahir pada 15 Oktober 1973 di Palembang, Sumatera Selatan. Ia dikenal sebagai seorang pengamat politik sekaligus peneliti.

5. Hasan Nasbi


Hasan Nasbi adalah Founder Cyrus Network. Dia juga merupakan konsultan politik. Hasan Nasbi pernah menjadi pendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019. Pada tahun 2024, Hasan Nasbi pun menyatakan mendukung Prabowo Subianto. Ia sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan sebelum dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

6. Abdul Kadir Kading


Menurut laman resmi Universitas Diponegoro (Undip), Abdul Kadir Karding yang lahir pada 25 Maret 1973 adalah seorang politikus dan birokrat Indonesia. Beliau merupakan lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (saat itu Fakultas Perikanan) UNDIP tahun 1997, dan lulus dari Program Magister Administrasi Publik UNDIP tahun 2009.

Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sejak 2024 hingga 2025. Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari 2009 hingga 2024 mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI. Abdul Kadir Karding pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI.

Sumber: detik.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)