Heboh, 5 Pelajar Ini Belum Divaksin Namun Sudah Dapat Sertifikat Vaksin

datariau.com
1.220 view
Heboh, 5 Pelajar Ini Belum Divaksin Namun Sudah Dapat Sertifikat Vaksin
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Orang tua lima siswa SDIT At Taufiq Al Islami, Kota Tasikmalaya menerima SMS (short message service) berisi link sertifikat vaksinasi Covid-19 anaknya. Pesan singkat itu mengagetkan, karena anak-anak mereka belum divaksinasi.

Para orang tua siswa langsung melaporkan pesan singkat itu kepada pihak sekolah. Mereka ingin memastikan link sertifikat yang diterima.

Guru SDIT At Taufiq Al Islami, Elma Nurma membenarkan adanya pesan singkat yang link sertifikat vaksin kepada para orang tua siswa. Dia mengatakan, anak-anak itu baru akan divaksinasi pada Senin (24/1).

"Mereka kaget sudah dapat sertifikat atas nama anaknya, tapi belum disuntik. Rencananya vaksinasi baru akan dilakukan pada Senin depan," jelas Elma kepada wartawan, Sabtu (22/1).

Sempat Didata Polisi

Sebelum kegiatan vaksinasi, pihak sekolah sempat melakukan sosialisasi vaksinasi kepada para siswa dan orang tua. Pada Senin (17/1), perwakilan dari Polsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota, pun melakukan pendataan siswa yang akan divaksinasi.

Tiga hari setelah kedatangan pihak kepolisian, pesan singkat berisi link sertifikat vaksinasi pun didapatkan lima orang tua siswa. "Nah, ini jadi kaget para orang tua, disuntiknya belum tapi sudah ada pesan singkat sertifikasi vaksin," ungkapnya.

Kepala SDIT At Taufiq Al Islami Silmi Malida mengaku langsung mengomunikasikan kejadian itu dengan Polsek Tawang. Koordinasi juga dilakukan dengan guru penanggung jawab vaksinasi.

Sertifikat Dibatalkan jika Siswa Tak Jadi Divaksin

Hasil koordinasi dengan pihak kepolisian, kata Silmi, data telah dimasukkan karena banyaknya siswa yang akan divaksinasi. Bila anak tidak jadi disuntik vaksin, sertifikat itu bisa dibatalkan.

"Lokasi vaksinasi di sekolah, kami hanya menyediakan tempat saja. Ada sekitar 450 siswa yang terdata dan ada lima siswa yang sudah mendapatkan sertifikat melalui SMS kepada orang tua siswa," katanya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)