Hamil di Luar Nikah, Siswi SMA Buang Bayi di Pinggir Jalan

Datariau.com
280 view
Hamil di Luar Nikah, Siswi SMA Buang Bayi di Pinggir Jalan

INHU, datariau.com - Akibat pergaulan bebas, seorang siswi SMA inisial YS (18) warga Dusun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, hamil di luar nikah dan melahirkan seorang bayi dan dengan tega dibuangnya ke pinggir jalan setapak.

Dikutip riaulink.com, aksi itu dilakukan pelajar SMA ini lantaran malu atas perbuatan buruknya dan hendak menutup aib dari orang tua dan warga sekitar, lantaran malu telah melahirkan anak hasil hubungan gelap dirinya, namun YS terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

YS yang diketahui masih berstatus pelajar SMA itu, ditangkap aparat Kepolisian Sektor Seberida, Resort Indragiri Hulu (Inhu), karena tega membuang bayi yang baru dia lahirkan, Sabtu (4/9/2021).

Bayi malang itu dibuang di pinggir jalan setapak yang tidak jauh dari kediaman dirinya, tepatnya di RT 037 RW 10 Dusun Sungai Arang. Sadisnya lagi, agar tangisan bayi itu tidak terdengar, YS tega menyumpal mulut bayi tersebut dengan kain.

"Pelaku sudah kita amankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Dan terkait bapak dari bayi itu, saat ini juga masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso, melalui PS Paur Humas Aipda Misran, Senin (6/9/2021).

Disebutkan Misran, pelaku itu diduga melahirkan sendirian tanpa bantuan tenaga medis. Terhadap bayi malang itu, saat ini masih dalam perawatan medis pihak rumah sakit.

Sebelumnya lanjut misran, bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh Afgan (10), seorang pelajar SD yang baru pulang sekolah pada, Sabtu 4 September 2021 sekira pukul 10.00 WIB dijalan setapak menuju rumahnya.

Saat itu, Afgan baru turun dari sepeda motor yang dikendarai Nur Fitriani (27), tukang ojek yang selalu antar jemput Afgan ke sekokah. Seperti biasa Afgan turun disimpang jalan setapak menuju rumahnya, kemudian berjalan kaki.

"Baru beberapa meter jalan kaki, Afgan terkejut melihat sosok bayi tergeletak dipinggir jalan itu. Melihat hal itu, Afgan berlari menuju jalan raya dan mengejar Nur Fitriani, guna menyampaikan tentang bayi tersebut," tutur Misran.

Mendengar ucapan Afgan, Nur Fitriani dan Afgan kembali menuju jalan setapak, guna mengambil bayi tersebut seraya membuka mulut yang tersumpal kain.

"Karena merasa iba, Fitri membawa bayi itu pulang kerumah ya, memandikan bayi dan memasangkan pakaian. Tidak mau mengambil resiko, Fitri juga langsung memberitahukan pihak RT dan Bhabinkamtibmas," beber Misran.

Selanjutnya sambung Misran, bayi tersebut dibawa ke RSUD Indrasari Rengat di Kelurahan Pematang Reba untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan Nur Fitriani langsung menuju Polsek Seberida melaporkan temuan bayi itu.