MERANTI, datariau.com - Bapaslon Bupati H Masrul Kasmy dan H Fauzi Hasan yang siap maju di Pilkada Meranti tahun 2024, terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat.
Dukungan langsung disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Meranti H Said Hasyim, mantan Wakil Bupati Kepulauan Meranti periode 2014-2019 yang menyampaikan bahwa, semua calon yang akan mengikuti kontestan di Pilkada Meranti sudah tentu punya niat baik dan harus dihargai.
"Hanya saja dari semua pasangan calon yang punya niat baik itu, tentunya harus kita seleksi lagi dari yang lebih baik dan itulah calon pemimpin yang akan kita beri amanah untuk memimpin kampung halaman kita ini," ungkap Said Hasyim, Selasa (10/9/2024).
Mantan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim mengingatkan dengan kondisi Kabupaten Kepulauan Meranti yang akhir-akhir ini kondisinya seperti apa, tentu harus mencari sosok pemimpin yang berpengalaman di bidangnya, artinya jangan sampai salah pilih.
"Dan apa yang saya sampaikan ini bukan karena kedekatan saya dengan sosok H Masrul Kasmy dan H Fauzi Hasan dan juga bukan karena sesuatu hal yang sifatnya materi dan kepentingan pribadi atau golongan, keputusan ini murni hasil dari analisa penilaian serta rekam jejak beliau selama ini dalam berkarir," lanjutnya.
Memang untuk mejadi Bupati itu banyak diidam-idamkan banyak orang, karena mereka beranggapan dengan jadi bupati akan banyak uang dan malah bisa menghabis-habiskan uang yang banyak.
Maka untuk mendapatkan posisi ini tidak segan-segan mereka menyogok pemilih guna meraup suara. Pola-pola seperti inilah yang harus dihindarkan.
"Sebab akibatnya sangat fatal bagi keberlangsungan kampung kita kedepanya dan situasi seperti ini sudah kita rasakan akibatnya," terangnya.
Said Hasyim sangat yakin pola-pola seperti menyuap pemilih dalam rangka untuk mendapatkan suara pemilih guna menjadi orang nomor satu di Kabupaten Meranti, maka Masrul Kasmi tidak akan mau melakukan hal-hal yang seperti itu.
"Oleh karena itu, saya kembali mengingatkan kepada kita semua, jangan sampai dalam pemilihan Kepala Daerah ada yang namanya sogok menyogok, cukuplah pengalaman yang sudah terjadi kita jadikan pelajaran berharga," pesan Said Hasyim.
Masih menurut Said Hasyim agar peserta Pilkada khususnya di Meranti, rebutlah suara hati masyarakat tanpa diembel-embel dengan pemberiaan uang atau sekalipun sekilo beras. Karena itu, jika dilakukan menjadi sebuah kesalahan yang sangat fatal.
"Jadilah pemimpin yang gentleman dengan artian jika menjadi pemenang maka jadilah pemenang terhormat dan jika kalah, kalah terhormat. Juga kepada masyarakat jangan gadaikan suara kita dengan nilai materi yang harganya tidak ada sama sekali, malah merugikan kita dalam jangka waktu yang lama," harapnya.
"Dan hanya orang yang sanggup melepas jabatannya seperti H Masrul Kasmy dan Fauzi Hasan inilah yang layak kita berikan amanah untuk memimpin negeri yang kita cintai, kalau kita sayang dan cinta kepada negeri kita ini, maka sudah sepantasnya lah kita memberikan kepercayaan kepada Paslon bermanfaat ini untuk memimpin Meranti kedepanya," tutup Said Hasyim. (put/lis)