Dugaan Tes CPNS Fiktif, Anak Nia Daniaty Hari Ini Diperiksa Polisi

Kakak Indra Purnama
68 view
Dugaan Tes CPNS Fiktif, Anak Nia Daniaty Hari Ini Diperiksa Polisi
Gambar: Liputan6.com

DATARIAU.COM - Dugaan kasus tes CPNS fiktif yang menyeret anak Nia Daniaty, Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar atau Raf, masih bergulir. Hari ini keduanya direncanakan akan diperiksa di Polda Metro Jaya.

"Benar, direncanakan untuk diundang klarifikasi hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021).

Yusri menyebut keduanya bakal diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan Olivia dan Raf akan dimulai pukul 10.00 WIB.

"Rencana pukul 10.00 WIB," ungkap Yusri.

Pihak Olivia dan Raf hingga kini masih bungkam terkait adanya pemeriksaan hari ini. Pihak pengacara keduanya, Susanti Agustina, juga tidak memberikan tanggapan saat ditanya perihal pemeriksaan yang akan dilakukan kliennya tersebut.

Seperti diketahui, anak Nia Daniaty, Olivia, dan suaminya Raf sebelumnya tidak hadir memenuhi panggilan polisi untuk dilakukan pemeriksaan kasus dugaan penipuan tes CPNS pada Selasa (5/10/2021). Keduanya pun meminta diperiksa pada Senin (11/10/2021).

Hingga saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan korban dalam kasus penipuan tersebut. Yusri mengatakan pihaknya memerlukan keterangan dari terlapor guna membuat keterang dugaan pidana tersebut.

"Makanya kita butuh keterangan dari terlapor untuk bisa menjelaskan, karena pelapornya sudah semua, pelapornya sudah diklarifikasi dengan membawa bukti yang ada, kemudian beberapa saksi korban ada lima," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/10).

Yusri juga menuturkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian bahwa jumlah korban penipuan cukup banyak, namun hingga saat ini baru ada lima orang yang baru diketahui. Ia menegaskan pemeriksaan terlapor penting guna membuat terang kasus ini.

"Walaupun informasinya banyak, tapi yang baru melapor ke sini ada lima, satu orang yang mewakili lima orang. Nah, ini yang masih kita tunggu, mudah-mudahan hari Senin nanti dua orang terlapor bisa hadir ya," jelasnya.

Sebelumnya, Kasus ini pertama kali mencuat setelah Polda Metro Jaya menerima laporan dari Agustina dan Karnu pada Jumat (24/9/2021). Mereka melapor atas dugaan penipuan tes CPNS dengan jumlah korban sebanyak 225 orang dan total kerugian senilai Rp 9,7 Milyar. (*)

Source: Detik.com