Digelar Tanpa APBD, Tari Massal Sapin Bagan Siap Ukir Sejarah

datariau.com
46 view
Digelar Tanpa APBD, Tari Massal Sapin Bagan Siap Ukir Sejarah
Foto: Kominfo Rohil
Kabupaten Rokan Hilir bersiap menorehkan sejarah baru dalam pelestarian budaya daerah melalui penyelenggaraan Pertunjukan Tari Massal Sapin Bagan yang akan digelar pada 23 Juli 2026.

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Kabupaten Rokan Hilir bersiap menorehkan sejarah baru dalam pelestarian budaya daerah melalui penyelenggaraan Pertunjukan Tari Massal Sapin Bagan yang akan digelar pada 23 Juli 2026 di depan Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rokan Hilir ini merupakan hasil kolaborasi bersama Forum Tari Rokan Hilir serta berbagai unsur Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Pertunjukan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang pernah diselenggarakan di Negeri Seribu Kubah.

Ribuan penari perempuan akan tampil secara serempak membawakan Tari Sapin Bagan, sebuah tarian tradisional khas Rokan Hilir yang sarat akan nilai sejarah, budaya, dan identitas masyarakat pesisir Melayu.

Ketua panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti kuat semangat gotong royong masyarakat dan berbagai elemen daerah dalam menjaga warisan budaya tanpa bergantung pada pembiayaan pemerintah daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, terlaksana melalui kerja sama swadaya lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menegaskan bahwa penyelenggaraan pertunjukan budaya tersebut sama sekali tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hilir.

Kolaborasi tersebut melibatkan berbagai komunitas seni, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta dukungan dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.

Selain menjadi momentum untuk mencatatkan prestasi melalui upaya meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar, yakni menghidupkan kembali eksistensi Tari Sapin Bagan sebagai salah satu aset budaya lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Rokan Hilir.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memandang bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, keterlibatan ribuan peserta dalam pertunjukan ini menjadi simbol kuat kebersamaan dalam menjaga identitas budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.

Tari Sapin Bagan sendiri merupakan salah satu warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Bagansiapiapi. Keunikan gerak, irama, serta filosofi yang terkandung di dalamnya mencerminkan kehidupan masyarakat Melayu pesisir yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, keharmonisan, dan penghormatan terhadap tradisi.

Melalui penyelenggaraan pertunjukan tari massal ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap Tari Sapin Bagan semakin dikenal secara nasional bahkan internasional, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu memperkuat sektor pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan doa dan dukungan agar seluruh rangkaian acara pada 23 Juli 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses.

Semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bahwa pelestarian budaya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Sumber
: Kominfo Rohil
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)