SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengukuhkan sekaligus melantik 170 Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, kepala puskesmas dan fungsional dokter dilingkungan Pemkab Siak, Jumat (23/7/2021).
Pelantikan pejabat yang dilaksanakan di aula lantai II kantor Bupati Siak, kali ini dimaksudkan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat pejabat sebelumnya pensiun, pindah keluar instansi maupun meninggal dunia.
Sementara pengukuhan pejabat dikarenakan adanya perubahan struktur organisasi dan nomenklatur jabatan baru sesuai amanat Permendagri Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang menjalankan urusan pemerintahan.
Pengukuhan dan pelantikan ini telah mendapatkan persetujuan dan izin Mendagri melalui Surat Dirjen OTDA Kemendagri Nomor 821/4108/OTDA tanggal 23 Juni 2021 serta Surat Gubernur Riau Nomor 800/BKD/3.1/VII/2021/2195 tanggal 14 Juni 2021.
Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 1 orang pejabat eselon II.a, 7 orang pejabat eselon II.b, 20 orang pejabat eselon III.a, 25 orang lejabat eselon III.b, 109 orang pejabat eselon IV.a, 6 orang pejabat eselon IV.b, 1 orang Kepala Puskesmas serta 1 orang JFT jenjang ahli utama.
Dijelaskan Bupati Siak, bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama, pengawas, administrator, kepala puskesmas dan fungsional dokter merupakan ujung tombak dalam perumusan dan penentuan eksekusi kebijakan langsung di lapangan.
Dan keberadaanya sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan urusan wajib pemerintahan. Dia menekankan kepada pejabat yang dilantik agar dapat menjalankan fungsi dalam memimpin mampu berkorelasi positif bagi peningkatan kinerja, disiplin serta kualitas pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pelayanan publik.
"Amanah yang telah diberikan kepada saudara berdasarkan hasil penilaian terhadap potensi, kompetensi serta profesionalitas, saudara sekalian merupakan penentu eksekusi kebijakan langsung dilapangan," ucap Alfedri.
"Untuk itu, sudah seharusnya dapat menjalankan fungsi dalam memimpin yang mampu berkolerasi positif meningkatkan kinerja birokrasi," jelasnya.
Alfedri berpesan, ditengah tantangan yang dihadapi terutama akibat pandemi covid-19 berakibat menurunnya perekonomian dan kesehatan masyarakat, agar jajaran pejabat yang dilantik memiliki Sense of Crisis yang tinggi yakni kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang telah direncanakan sebaik mungkin dalam menghadapi krisis.
"Ditengah tantangan yang kita hadapi, saya berharap segenap pejabat yang dilantik maupun dikukuhkan memiliki kepekaan dan kewaspadaan yang tinggi, serta kesiapsiagaan yang direncanakan sebaik mungkin dalam menghadapi krisis terutama pandemi covid-19, dan mampu mengambil sebuah keputusan berlandaskan prinsip kemanusiaan," harapnya.
Menurut Alfedri, akan mampu melahirkan terobosan-terobosan baru oleh para pejabat bagi peningkatan pelayanan publik yang prima dengan pemanfaatan teknologi informasi.
Tentunya dapat mengatasi dan menanggulagi pandemi covid-19 dengan memaksimalkan sumberdaya yang ada, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah melalui pelaksanaan setiap program dan kegiatan yang dijalankankan.
Prosesi pelantikan ini turut di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Siak H Azmi SE serta segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Siak, para pejabat esselon dan pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Siak.(*)