Bupati Alfedri dan Kapolres Siak Pimpin Random Rapid Test Terhadap Masyarakat di Tualang

Hermansyah
176 view
Bupati Alfedri dan Kapolres Siak Pimpin Random Rapid Test Terhadap Masyarakat di Tualang
Pemkab Siak dan Kapolres Siak gabungan Satgas Covid-19 test rapid antigen pengunjung cafe dan restoran atau masyarakat di Kecamatan Tualang.

SIAK, datariau.com - Polres Siak jajaran Polda Riau bersama Pemkab Siak kembali melaksanakan kegiatan random rapid test antigen terhadap masyarakat atau pengunjung cafe atau restoran di Kecamatan Tualang.

Adapun sasaran rapid test antigen kali ini juga menyasar masyarakat di Kecamatan Tualang yang kedapatan berkumpul di sejumlah tempat di seputaran daerah Perawang Kecamatan Tualang pada Jumat (28/5/2021) malam.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK MH menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Siak.

"Giat ini upaya mencegah penyebaran covid-19 ditengah masyarakat, terutama bagi masyarakat yang masih kedapatan bekerumun di seputaran Kecamatan Tualang," kata Gunar.

Dikatakan Kapolres Siak tersebut, bahwa semua usaha saat sekarang ini dilakukan sebagai upaya memutus penyebaaran covid-19 di Kabupaten Siak.

"Kabupaten Siak masih zona orange penyebaran covid-19, untuk itu kita imbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan mengikuti 5 M," jelasnya.

Baik itu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas dan interaksi.

"Kita berdoa bersama mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan kita dapat hidup normal kembali," harap mantan Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Riau itu.

Bupati Siak Drs H Afedri MSi mengatakan kalau ada yang hasil rapidnya reaktif petugas akan langsung membawa dengan menggunakan ambulance yang telah disiapkan menuju ke RSUD Type-D Tualang untuk dilakukan swab antigen, kemudian ke esokan harinya dilanjutkan dengan tracking terhadap keluarganya.

"Kita berharap kepada seluruh pemilik restoran atau cafe untuk tetap mematuhi instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro, bahwa tempat yang menyediakan makanan berupa restoran itu boleh beroperasi hingga pukul 21.00 Wib," ujar Alfedri.

Dikatakan Alfedri, tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan hanya berkapasitas 50 persen, dan lewat pukul 21.00 Wib itu boleh beroperasi tapi "Take Away" atau dibawa pulang.

Alfedri kembali mengingatkan untuk mengedukasi sekaligus bagaimana menegakkan disiplin pada masyarakat mungkin akan dilanjutkan juga di tempat-tempat lain yang ada di kecamatan lain di Kabupaten Siak.

"Setelah Tualang mungkin nanti di Kandis atau bisa di Sei Apit karena di Siak sudah dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Siak yang dipimpin oleh Bapak Kapolres Siak yang dilaksanakn pada siang harinya. Kemudian harapan kita bersama bagaimana mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik," pungkasnya.

Sementara dari ratusan orang (pengunjung) yang terjaring dan dilakukan rapid test antigen dibeberapa lokasi, terdapat 2 orang diantaranya dianyatakan reaktif dan langsung dibawa ke RSUD Type-D Tualang.(*)

Sumber
: Datariau.com