Berpotensi Radikal, 600 Akun Medsos Diawasi BNPT

Ruslan
1.216 view
Berpotensi Radikal, 600 Akun Medsos Diawasi BNPT

DATARIAU.COM - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap adalah 600 akun di dunia maya yang berpotensi mengandung paham terorisme. BNPT tengah melakukan pengawasan terhadap akun-akun ini bekerja sama dengan kepolisian, TNI, BIN, Kominfo dan BSSN.

"Kami mencatat setidaknya ada 600 akun berpotensi radikal," kata Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Selasa (25/1).

Akun tersebut diduga menyebarkan konten-konten terorisme. Rinciannya, 650 konten propaganda, 409 konten umum dan informasi serangan, 147 konten anti NKRI, 85 konten anti Pancasila, tujuh konten intoleran, dan dua konten paham takfiri atau mengkafirkan, serta ada 13 konten berkaitan dengan pelatihan aksi terorisme.

40 Konten Pendanaan Terorisme

Selanjutnya, ada 40 konten pendanaan terorisme. Boy menjelaskan, belakangan platform di dunia maya banyak dimanfaatkan untuk pendanaan aksi teror.

"Karena pendanaan terorisme di dunia maya ini dengan menggunakan platform yang ada cukup dominan akhir-akhir ini," kata Boy.

"Seluruh nya kami kerjasamakan dengan berbagai stakeholder yang ada apakah di kepolisian, BSSN, BIN, TNI dan juga Kominfo," ucapnya.

Penyebaran konten terorisme di dunia maya ini juga menyebabkan aksi teror seorang diri alias lone wolf meningkat. Telah terjadi beberapa kali. pelaku aksi teror seorang diri di Indonesia.

"Kemudian fenomena teror seorang diri Lone wolf ini juga cukup meningkat berkaitan dengan penyebarluasan paham radikalisme di sosial media sehingga seorang diri di antara warga negara kita ini telah berapa kali menjadi pelaku terorisme," jelas Boy. (*)

Source: merdeka.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)