Bahlil Soroti Blackout Sumatera, Minta PLN Bergerak Cepat dan Evaluasi Sistem Kelistrikan

datariau.com
143 view
Bahlil Soroti Blackout Sumatera, Minta PLN Bergerak Cepat dan Evaluasi Sistem Kelistrikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

DATARIAU.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. Pemerintah meminta PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan pasokan listrik sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transmisi kelistrikan di Sumatera.

Bahlil menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat dan gangguan besar seperti ini tidak boleh terus berulang. Ia meminta PLN melakukan investigasi teknis secara komprehensif untuk memastikan penyebab utama blackout dan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera.

Baca juga:Jejak Blackout di Indonesia Pernah Gelap Dua Hari: Mengapa Mati Listrik Massal Terus Berulang dan Apa Solusinya?


Blackout tersebut diketahui berdampak ke sejumlah provinsi seperti Riau, Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, hingga Jambi. Gangguan mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB dan menyebabkan sebagian wilayah mengalami padam total selama beberapa jam.

PLN melalui Direktur Utama Darmawan Prasodjo menjelaskan indikasi awal gangguan berasal dari transmisi 275 kV di jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai, Jambi. Menurut PLN, cuaca buruk diduga memicu gangguan pada sistem transmisi utama tersebut hingga menyebabkan ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik di jaringan Sumatera.

Baca juga:Keterangan Resmi PLN Soal Penyebab Blackout Sumatera 2026: Gangguan Transmisi di Jambi Jadi Pemicu


Akibat gangguan itu, sejumlah pembangkit listrik otomatis keluar dari sistem untuk melindungi peralatan, sehingga pemadaman meluas ke berbagai daerah. PLN mengklaim proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel siaga di berbagai wilayah terdampak.

Di tengah situasi tersebut, Bahlil juga disebut memantau langsung langkah pemulihan kelistrikan, terutama di wilayah yang terdampak cukup parah seperti Aceh dan Sumatera bagian utara. Bahkan, laporan media menyebut pemerintah turut menyiapkan dukungan genset untuk membantu kebutuhan listrik darurat masyarakat dan fasilitas vital.

Peristiwa blackout Sumatera kali ini memicu sorotan luas karena berdampak pada aktivitas masyarakat, layanan publik, komunikasi, hingga dunia usaha pada malam akhir pekan. Sejumlah pengamat dan legislator juga meminta PLN melakukan audit sistem kelistrikan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.***

Baca juga:Hotel di Pekanbaru Penuh Saat Listrik Padam Akibat Blackout Sumatera
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)