Walikota Libatkan Wartawan Bantu Atasi Kasus Eksploitasi Anak di Pekanbaru

datariau.com
1.213 view
Walikota Libatkan Wartawan Bantu Atasi Kasus Eksploitasi Anak di Pekanbaru
Foto: Internet
ILUSTRASI: Anak-anak dieksploitasi untuk menjadi pengemis di persimpangan jalan.

PEKANBARU, datariau.com - Plt Walikota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan penanganan anak, bekerja sama dengan Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA) bertindak cepat untuk menangani tingginya kasus eksploitasi anak di negeri Madani ini yang sudah sangat memprihatinkan.

Lajunya metropolitan yang tak pelak menimbulkan pengaruh di berbagai aspek, dapat merubah situasi kearifan lokal yang memaksakan bagi segelintir oknum untuk memanfaatkan keadaan tersebut.

"Innalillah, ini musibah yang terus-menerus terjadi di tengah kita. Kasus eksploitasi anak di Kota Pekanbaru seakan seperti jamur yang tumbuh di musim semi. Saya minta OPD terkait terus lakukan penanganan dan pencegahan. Apalagi sekarang sudah dibentuk Forum Wartawan Kota Layak Anak, dan saya kira ini bisa disinergikan," ujar Plt Walikota, saat dikonfirmasi datariau.com, Senin (2/4/2018).

Munculnya permintaan Plt Walikota tersebut terjadi karena adanya beberapa kasus eksploitasi anak yang ditemukan di Pekanbaru. Seperti adanya anak dibawah umur yang dipekerjakan menjual koran orangtuanya belum lama ini. Ada lagi, masyarakat Pekanbaru yang diresahkan dengan kelakuan anak Gelandang dan Pengemis (Gepeng) di persimpangan lampu merah SKA yang mengotori mobil pengendara dengan air seninya karena tidak diberi uang.

Kondisi tersebut tentu mengundang banyak spekulasi dari berbagai pihak tentang bagaimana Pemerintah Kota dapat berperan aktif dan memberi perhatian terhadap kasus ini.

Seperti yang disampaikan Ketua Forum Wartawan KLA Kota Pekanbaru Hendri Zainuddin, usai melakukan rapat tentang percepatan Kota Layak Anak yang digelar di ruang rapat Walikota Pekanbaru, Senin (2/4). Dirinya menyampaikan bahwa kejadian eksploitasi dan maraknya Gepeng di Kota Pekanbaru ini perlu adanya perhatian serius dari pemangku kepentingan. Seperti Dinas Sosial dan Polisi Pamong Praja yang setidaknya saling bersinergi menyisingkan lengan baju untuk merespon positif dan melakukan rencana aksi.

"Dari kacamata media, kasus ini seperti kasus yang tidak lagi menjadi klasik. Bahkan sudah sering juga digaungkan. Persoalannya sekarang adalah aksi dan langkah nyata. Nah, kami dari Forum Wartawan KLA mendukung dan ingin sekali membantu agar persoalan ini dapat diselesaikan. Namun kami juga perlu ada sinergi yang tercipta dari OPD Pemerintah Kota dalam mengambil penanganan dan langkah-langkah pencegahan tentang kasus eksploitasi dan sosial ini," pungkas Hendri.

Penulis
: Kurniawan
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)