Tiba di Kantor Pos Pekanbaru, 153 Bungkus Tabloid Indonesia Berkah Langsung Ditahan Bawaslu Agar Tidak Beredar

datariau.com
855 view
Tiba di Kantor Pos Pekanbaru, 153 Bungkus Tabloid Indonesia Berkah Langsung Ditahan Bawaslu Agar Tidak Beredar
Foto: Riauterkini.com
Bukan hanya tabloid Indonesia Berkah, Kantor Pos Pekanbaru juga menerima paket tabloid Pesantren Kita.

PEKANBARU, datariau.com - Badan Pengawas Pemilu Kota Pekanbaru menemukan dan mengamankan 153 bungkus Tabloid Indonesia Berkah yang datang di Kantor Pos Pekanbaru. Penahanan edar ini disampaikan Anggota Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi, Selasa (29/1/2019).

"Kita masih menunggu keputusan Dewan Pers, apakah tabloid itu boleh beredar atau tidak. Sekarang posisi tabloid tersebut masih di kantor pos," terangnya.

Lanjutnya, selain tertera nama pengirim, setiap bungkusnya juga tercantum alamat yang akan dituju. Bahkan ditujukan di beberapa daerah di Riau. Seperti Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, dan Pekanbaru.

"Kalau jumlahnya kita belum tahu persis berapa eksemplar, tapi ada 153 bungkus, karena kita belum berani buka dan tunggu keputusan apakah dilarang atau dibolehkan beredar," paparnya.

Penemuan ini, hasil dari koordinasi antara Bawaslu Pekanbaru dan Kantor Pos sebelumnya yang mengantisipasi jika tabloid yang sekarang menjadi perbicangan setelah sebelumnya tersebar di beberapa wilayah di Nusantara, dengan isi yang dinilai menyudutkan salah satu pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden‎ 2019.

"Tiga hari sebelumnya kita sudah ke kantor pos Pekanbaru untuk mengecek, tapi belum sampai paket tabloidnya. Kemudian Senin kemarin kami diberi tahu bahwa paket sudah datang, lalu kita minta agar ditahan dulu sementara, jangan dikirim ke penerima sebelum ada keputusan Dewan Pers," jelasnya.

Bukan hanya tabloid Indonesia Berkah, Kantor Pos Pekanbaru juga menerima paket tabloid Pesantren Kita, juga ditahan sementara oleh Bawaslu Pekanbaru. Dari sampulnya, tabloid ini didominasi dengan foto Capres Jokowi bersama para tokoh agama. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:majalah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)