Syamsuar Himbau Kepada Masyarakat Agar Menjaga Dan Kelola Aset Tanah Program TORA

Hermansyah
841 view
Syamsuar Himbau Kepada Masyarakat Agar Menjaga Dan Kelola Aset Tanah Program TORA
Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi dalam sambutan di acara Tabliq Akbar di Benayah kemarin.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi, menghimbau kepada masyarakat penerima manfaat Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), untuk konsisten menjaga dan mengelola aset tanah yang dibagikan sempena Program Unggulan Bidang Reformasi Agraria Pemerintah tersebut. 

Melalui manfaat Program TORA ini, kata Syamsuar, Kamis (19/7/2018) di Kampung Benayah kemarin, bahwa masyarakat yang belum pernah terbantu untuk memiliki lahan pada program sebelumnya, bisa memperoleh manfaat yang luas untuk perbaikan kesejahteraan keluarga.

"Masyarakat yang mungkin belum terbantu di program yang terdahulu, Alhamdulilah bisa dibantu lewat program TORA ini. Karena itu saya minta kepada bapak dan ibu, agar tanah ini dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata Syamsuar dihadapan seluruh masyarakat Kampung Benayah, Kecamatan Pusako, sempena Tabligh Akbar Ustadz Abdul Shomad (UAS), Kamis (19/7/2018) siang.

Turut hadir mendampingi Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi, dalam kesempatan itu Wabup Siak Drs H Alfedri Msi dan Camat Pusako Andi Putra, beserta sejumlah tokoh masyarakat Riau seperti H Arwin AS, Wan Abu Bakar dan Achmad.

Kemudian untuk menggalang komitmen seluruh pihak untuk bersama-sama memaksimalkan pemanfaatan TORA tersebut, Syamsuar menitipkan pesan khusus kepada jajaran Penghulu, sebagai pemangku amanah di Kecamatan Pusako, khususnya yang baru dilantik beberapa waktu lalu untuk bersungguh-sungguh mengawal Program TORA ini.

"Saya minta kepada seluruh para Penghulu, agar dapat mengarahkan masyarakatnya, jangan sampai menjual tanah, anak cucu kita masih banyak," himbau Syamsuar.

Lanjut, Datuk Setia Amanah Negeri Istana itu menjelaskan, bahwa tanah TORA lebih kurang seluas 4000 Ha, yang dibagikan kepada masyarakat pada tahap ini bukanlah jumlah yang sedikit, banyak masyarakat daerah lain yang ingin menikmati manfaat TORA seperti masyarakat Negeri Istana.

"Dengan pola pemanfaatan lahan dengan konsep penanaman sesuai perencanaan Bina Tani, Kabupaten Siak lebih dahulu menikmati TORA. Jadi, mari kita syukuri dan pertahankan, tanah adalah sumber kehidupan anak kemenakan dan cucu kita dimasa depan," ungkapnya.

Syamsuar menambahkan, sebagai daerah yang terus berkembang, nilai dan besar manfaat tanah akan terus tumbuh. Karenanya, masyarakat diminta untuk tidak tergiur tawaran menjual tanah, apalagi dengan harga yang murah.

"Sebagai daerah yang berkembang menuju Pusat Industri, kita tak dapat memprediksi laju perkembangan daerah kedepan, jangan tergoda tawaran seperti yang sudah-sudah," pungkasnya.

Dikatakan Syamsuar, menyebutkan bahwa Kabupaten Siak merupakan objek TORA terluas di Provinsi Riau dengan sebaran Kecamatan Mempura, Pusako, dan Sungai Apit. Keseluruhan potensi luas objek TORA Kabupaten Siak berjumlah lebih kurang 10 ribu Ha yang merupakan bekas lahan HGU PT Mahakarya Eka Guna. 

Dalam tahap ini, lewat kerjasama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemkab Siak, luas objek TORA yang dibagikan kepada masyarakat berjumlah lebih kurang 4000 Ha, dengan rencana pemanfaatan Pola Bina Tani untuk Budidaya Varietas, tanaman unggulan lokal seperti kopi, kelapa, nenas, serai dan lain sebagainya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)