Syam-Edy Dulang Dukungan Dari Lintas Etnis dan Agama di Pekanbaru

Hermansyah
948 view
Syam-Edy Dulang Dukungan Dari Lintas Etnis dan Agama di Pekanbaru
Calon Gubernur Riau Drs H Syamsuar Msi saat mengadakan kampanye dialogis di Kayu Manis Resto Jalan Dwikora Pekanbaru, Selasa (8/5/2018) kemarin.

PEKANBARU, datariau.com - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar-Edy Nasution mendulang dukungan dari lintas etnis dan agama di Pekanbaru. Ungkapan untuk membangun Riau lebih baik itu terhimpun dalam kampanye dialogis di dua tempat berbeda di ibu kota Provinsi Riau ini.

Diawali dari kampanye dialogis calon Gubernur Riau, Syamsuar diadakan di Kayu Manis Resto Jalan Dwikora, Selasa (8/5/2018) kemarin, yang dihadiri oleh perwakilan komunitas etnis dan perwakilan komunitas agama.

Syamsuar kembali mendulang dukungan dari lintas etnis. Bahkan, selain dikenakan blangkon dan kain ulos Syamsuar juga mendeklarasikan yang disampaikan langsung oleh perwakilan Jawa dan Batak.

Melalui Ngadiwin, merupakan perwakilan dari pedagang bakso Pekanbaru juga tak mau ketinggalan untuk mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan nomor urut 1 tersebut.

Dalam penyampaiannya saat itu, harapan yang dititipkan pedagang bakso kepada Syamsuar, agar senang berjualan, tolong perhatikan harga Sembako dan daging.

"Kami juga minta kepada Pak Syamsuar memperbaiki jalan yang berlobang, agar kami gampang mendorong gerobak bakso," ucap Ngadiwin

Dilain pihak, melalui perwakilan etnis Batak di Jalan Riau Ujung, P Bagariang menyampaikan dukungannya dan siap memenangkan pasangan Syamsuar-Edy Nasution.

"Kami warga Jalan Riau Ujung dari suku Batak jumlahnya ada 400 kepala keluarga, dan siap untuk memenangkan Pak Syamsuar dan Edy Nasution, sebagai bentuk dukungan kami ini, kami memasangkan kain ulos kepada Pak Syamsuar," kata P Bagariang.

Dalam penyampaiannya, Syamsuar mengatakan, melalui dukungan antar etnis dan agama ini, dilihat dari kacamata yang positif memberi dampak yang baik bagi berkembangnya kearifan lokal, karena mengedepankan nilai-nilai luhur budaya, sopan santun, toleransi dan tenggang rasa.

Dijelaskan Syamsuar, kemerosotan pemahaman tentang nilai-nilai luhur yang terdapat dalam cita-cita pendahulu bangsa, kiranya membutuhkan kepedulian semua elemen. Namun, lebih daripada itu terdapat langkah awal yang harus dilakukan.

"Keberagamaan ini harusnya menjadi alat pemersatu, ini yang harus kita pahami. Di Kabupaten Siak dimana saya menjadi Bupati berbagai etnis dan agama hidup dalam kerukunan, dan Insya Allah itu akan terus ada. Dan cara mempersatukan ini semua tidak boleh adanya diskriminasi," ucap Syamsuar.

Dikatakannya, bahwa pelestarian adat budaya juga harus terus diadakan berkelanjutan agar tak punah.

"Dengan multi etnis, ada banyak juga adat dan budaya di Riau ini. Itu perlu dilestarikan," kata Syamsuar menjawab pertanyaan salah satu tokoh yang mempertanyakan komitmen Syamsuar terhadap budaya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Riaukepri.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)