Sungai Indragiri Meluap, 32 Hektare Tanaman Padi Terancam Gagal Panen

Ruslan
613 view
Sungai Indragiri Meluap, 32 Hektare Tanaman Padi Terancam Gagal Panen
Rolijan
Sawa petani terendam banjir di Indragiri Hulu terancam gagal panen.

INDRAGIRI HULU, datariau.com - Lahan pertanian seluas 32 hektare di Kabupaten Inhu, Riau, terendam banjir akibat luapan Sungai Indragiri Hulu. Sejauh ini, luas lahan padi sawah yang terendam banjir berada di Kecamatan Peranap dan Rengat Barat Inhu.

"Luas lahan yang terendam banjir mencapai 32 hektare akibat luapan Sungai Indragiri," ujar Plt Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Indragiri Hulu Syahrizal kepada wartawan di Pematang Reba.

Dikatakan lagi untuk Kecamatan Peranap, padi sawah yang terendam banjir terjadi di Desa Katipo Pura dengan luas 5 hektare dan memiiki umur tanaman 21 hari. Kemudian lahan di Desa Batu Rijal Hulu seluas 3 hektare dengan umur tanaman 21 hari.

Sedangkan padi sawah seluas 4 haktare yang sudah ditanam dengan umur 21 hari di Desa Batu Rijal Hilir juga terendam banjir. Namun di Kelurahan Peranap, padi sawah seluas 20 hektar yang tidak lama lagi panen juga kena terendam banjir.

Apalagi padi sawah di Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat Inhu seluas 10 hektar juga tidak lama lagi akan di panen petani. Namun terendam banjir, sebab umur tanaman sudah mencapai 95 hari terhitung setelah penanaman.

 "Padi sawah yang terendam banjir belum membusuk, tapi jika sampai 10 hari terandam banjir, padi sawah tersebut dikuatirkan akan membusuk. Mudah-mudahan ke depan banjir bisa segera surut," harapnya.

Untuk lahan padi sawah yang tidak terendam banjir, menurut Syahrizal, harus meningkatkan pembangunan saluran irigasi dan pintu air bekerjasama dengan Dinas PUPR. Karena pembangunan saluran primer dan sekunder dikerjakan Dinas PUPR, sedangkan saluran tersier dikerjakan Dinas Pertanian dan Perikanan.

Penulis
: Rolijan
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)