Sudah Dua Minggu Lebih Meteran Rusak Tak Kunjung Diganti PLN Pekanbaru

datariau.com
1.821 view
Sudah Dua Minggu Lebih Meteran Rusak Tak Kunjung Diganti PLN Pekanbaru
Foto: Riki
Kilometer pelanggan yang rusak sudah 12 hari belum diganti PLN Pekanbaru.
PEKANBARU, datariau.com - Salah seorang pelanggan PLN Rayon Panam Kota Pekanbaru mengalami kerusakan meteran listrik, keypad 2 dan 5 tidak berfungsi, sehingga token listrik 100 ribu yang dia beli tidak bisa diinput.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 17 Juni 2019 sekitar pukul 21.30 wib, usai membeli token 100 ribu di konter terdekat, pelanggan kemudian menginput ke meteran yang sudah berbunyi-bunyi karena daya yang tersisa hanya 300 kWh, saat dilakukan input token, tombol 2 dan 5 tiba-tiba tidak berfungsi.

Atas kejadian ini, malam itu juga pelanggan dengan meteran atas nama Farid, melaporkan ke PLN melalui Virtual Assistant PLN 123 di website www.pln.co.id. Laporan ini mendapat respon cepat, malam itu juga pukul 23.59 Wib pelanggan ditelepon petugas PLN Rayon Panam, kemudian pukul 00.33 dua petugas sampai di lokasi dan melakukan tindakan.

Dua petugas atas nama Wawan dan Nasrun kemudian melakukan penyambungan daya secara langsung melalui MCB daya agar listrik pelanggan tetap hidup, kemudian memberikan surat bukti pembukaan segel agar diberikan kepada petugas yang nantinya mengganti kwh alias meteran baru.

Akan tetapi hingga Sabtu (29/6/2019) sore pukul 16.41 wib, atau sudah 12 hari, kilometer yang rusak tak kunjung diganti, laporan pun sudah dilakukan pelanggan berkali-kali.

Pelanggan khawatir akan terjadi pembengkakan tagihan listrik akibat sambungan langsung melalui MCB daya, tanpa ada alat ukur, meskipun PLN mengklaim mereka memiliki alat ukur untuk pemakaian sambung langsung tersebut. Ditambah lagi meteran setiap saat berbunyi, karena jumlah kwh yang sudah tinggal 300.

Biasanya, dengan token 100 ribu, pelanggan ini bisa menikmati listrik selama 2 pekan alias 14 hari. Dengan tidak adanya alat ukur kilometer, pelanggan khawatir akan terjadi pembengkakan tagihan, ditambah lagi meteran di rumahnya setiap hari berbunyi, membuat suasana terganggu, karena biasanya jika meteran sudah berbunyi sekali langsung diisi oleh pelanggan, karena kurang nyaman mendengar bunyi meteran yang akan habis pulsa.

Humas PT PLN (Persero) UP3 Pekanbaru, Komang saat dikonfiramasi mengenai hal ini meminta agar pelanggan melaporkan lagi ke PLN soal keluhan tersebut. "Lapor saja lagi, berkali-kali tidak mengapa," pintanya, sembari menjelaskan bahwa penggantian meteran seharusnya tidak sampai selama itu. (rik)
Penulis
: Riki
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query