Soal Isu People Power, IWO Riau Himbau Masyarakat Tidak Terpancing

datariau.com
725 view
Soal Isu People Power, IWO Riau Himbau Masyarakat Tidak Terpancing
Ketua Ikatan Wartawan Online Provinsi Riau, Mirdas Aditya.

KAMPAR, datariau.com - Terkait adanya rencana People Power atau pengerahan kekuatan massa untuk menolak Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu tahun 2019, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Daerah Riau Mirdas Aditya menyampaikan tanggapannya.

Pernyataan ini disampaikan Ketua IWO Daerah Riau kepada awak media yang meminta tanggapannya terkait hal ini pada Senin pagi (13/5) di Bangkinang.

"Saat ini masih berlangsung proses Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019 di tingkat Provinsi Riau dan Insya Allah hasil penghitungan suara secara nasional akan diumumkan oleh KPU RI pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang," kata Mirdas.

"Kita ketahui bersama bahwa proses penghitungan suara Pemilu tahun 2019 ini dilakukan secara terbuka dan dihadiri para saksi, baik saksi parpol maupun kontestan dan juga berbagai elemen serta Media Pers, sehingga berlangsung dengan Transparan dan Demokratis, jadi sangat kecil kemungkinan untuk berbuat kecurangan dalam proses penghitungan suara ini," lanjut Mirdas.

Dilanjutkan Mirdas, bahwa saat ini masyarakat belum tahu hasil akhir proses penghitungan suara ini karena prosesnya masih berjalan, namun sepatutnya semua pihak menghargai proses ini dan dapat menerima siapapun kandidat yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang berdasarkan pilihan rakyat yang harus dihormati bersama.

"Bila ada kandidat atau kelompok yang merasa dirugikan sebaiknya diselesaikan secara konstitusi melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, jadi tidak perlu melakukan People Power yang berpotensi memicu kegaduhan dan mengganggu stabilitas keamanan nasional," ungkapnya.

"Kita harus berpikir jernih dan dapat menahan diri untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas, tetap jaga persatuan dan kerukunan demi masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik," imbah Mirdas. (red)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)