Serangan Koalisi Pimpinan Saudi Cs di Yaman Tewaskan 26 Anak

Ruslan
685 view
Serangan Koalisi Pimpinan Saudi Cs di Yaman Tewaskan 26 Anak
Gambar: sindonews
Serangan udara koalisi Arab di Yaman kembali tewaskan puluhan anak-anak.

NEW YORK, datariau.com - Seorang pejabat PBB mengatakan dua serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman sedikitnya 26 anak-anak. Insiden ini kembali menimbulkan seruan untuk penyelidikan independen atas serangan yang ditujukan pada warga sipil dalam perang selama tiga tahun.

Kepala bantuan PBB Mark Lowcock mengatakan sedikitnya 22 anak dan empat wanita tewas dalam serangan pada Kamis ketika melarikan diri dari pertempuran di distrik Al-Durayhimi, di selatan kota Hudeydah yang dikuasai pemberontak. 

Selain serangan itu, empat anak lainnya tewas dalam serangan udara terpisah di Al-Durayhimi, juga pada hari Kamis.

"Ini adalah kedua kalinya dalam dua minggu bahwa serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi telah mengakibatkan puluhan korban sipil," ujar Lowcock, wakil sekretaris jenderal untuk urusan kemanusiaan, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (25/8/2018).

Sebuah serangan koalisi terhadap sebuah bus di markas pemberontak utara Saada pada 9 Agustus menewaskan 40 anak, mendorong Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menyerukan penyelidikan independen.

Lowcock memperbarui seruan PBB untuk penyelidikan yang tidak memihak, independen dan cepat dan mengatakan mereka yang memiliki pengaruh atas pihak yang berperang harus memastikan bahwa warga sipil dilindungi.

Kantor berita Saba yang dikuasai pemberontak mengatakan serangan udara pada Kamis menghantam sebuah bus dan sebuah rumah. Tetapi Uni Emirat Arab, mitra kunci dalam koalisi Arab, menyalahkan pemberontak Houthi atas serangan itu.

Al-Durayhimi terletak sekitar 20 kilometer di selatan Hudeyda. Selama dua minggu pertempuran antara pemberontak dan pasukan pro-pemerintah yang didukung oleh UEA pecah di wilayah itu.

"Saya berharap bahwa kekejaman yang mengikuti serangan Saada di Yaman dua minggu lalu akan menjadi titik balik dalam konflik. Kemarin dilaporkan serangan di Al-Durayhimi, menewaskan 26 anak, itu menunjukkan ternyata tidak sama sekali," kata Henrietta Fore, direktur badan anak-anak PBB, UNICEF.

Fore mendesak pihak yang bertikai, sekutu asing mereka dan Dewan Keamanan untuk mengambil tindakan dan mengakhiri konflik ini sekali dan untuk selamanya.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: sindonews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)