SIAK, datariau.com - Kabar yang berkembang di masyarakat melalui postingan di salah satu media sosial oleh Netizen yang mengupload gambar bagian jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU), Selasa (4/12/2018) yang terletak di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Selain itu, akun itu juga mengupload foto dengan postingan berstatus 'proyek pengaspalan jalan menuju kuburan kilometer 11 Perawang terkesan asal jadi, hasil pantau di lokasi papan proyek tidak ada di lokasi'.
'Kami minta PU Siak turun dan melakukan pemeriksaan pekerjaan itu, kontaraktor silahkan mancari keuntungan di daerah kami tapi tolong jaga kwalitas pekerjaan'. Tulis pemilik akun Facebook bernama Firdaus sekira 3 jam yang lalu.
Sementara itu, diketahui bahwa pengerjaan pengaspalan tersebut dikerjakan oleh ABDI-PERMATA, KSO. Sedangkan konsultan PT Raissa Gemilang dengan besar anggaran sebesar Rp2.074.940.000,- dengan masa pengerjaan selama 180 hari kalender sejak tanggal 18 April 2018 lalu.

Saat dikonfirmasi anggota DPRD Siak Komisi I fraksi PAN Hj Gustimar Spd mengatakan, sebelumnya bahwa proyek pembangunan pengaspalan jalan menuju TPU kilometer 11 Perawang Barat yang diperuntukan bagi masyarakat di Kelurahan Perawang itu sesuai dengan anggaran yang telah di anggarkan lebih kurang Rp2 milyar dan berharap bagi pemenang tender (rekanan) dapat mengerjakannya sebaik-baiknya.
"Ya kita yang telah menganggarkan itu sebesar Rp2 milyar lebih, kita mohon kepada pemenang tender agar dapat mengerjakan pembangunan jalan menuju TPU itu sesuai bestek dan sebaik-baiknya," harap Ketua Komisi I DPRD Siak Dapil 3 Tualang tersebut kepada datariau.com melalui sambungan kontak selulernya, Selasa (4/12/2018).

Selanjutnya, buat Dinas PU Bina Marga agar mengecek yang sebenar-benarnya dalam pengerjaan dari rekanan tersebut. Agar di cek betul, apakah pengerjaan itu sudah benar-benar dan sesuai dengan yang dikerjakannya telah memenuhi persyaratan atau tidak.
"Nah, saya selaku yang mengusulkan itu berharap dalam pengerjaannya itu sesuai dengan perencanaan dalam kegiatan proyek tersebut. Sebab, jalan ini akan digunakan oleh masyarakat untuk mengantarkan jenazah dan ini juga bersusah payah dalam memperjuangkan jalan itu," ungkap anggota DPRD Siak fraksi PAN tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat dan Bina Marga Kabupaten Siak Irving Kahar ST MM melalui Kabid Bina Marga Ari, Selasa (4/12/2018) melalui sambungan kontak selulernya menyebutkan, jangan melihatnya melalui visual tapi dengan data dan itukan juga sudah dua kali di aspal memang kondisi jalanya curam.
"Itu tidak kita tinggal, saya sudah lihat itu, jadi untuk konsislinya mau kami konslit lagi. Tapi secara teknis itu sudah memenuhi, kan itu sudah tebal, tetap kami akan perbaiki karena itu juga nampak batuanya, memang kesannya ini itu, tapi itu sudah dua kali kami aspal," ujar Kabid Bina Marga Kabupaten Siak Ari kepada datariau.com, Selasa (4/12/2018).