Prihatin!!! SM PT MPE Johanes Tak Tentu Perda dan Sebut Tenaga Kerja Lokal di Bawah Standart

Hermansyah
569 view
Prihatin!!! SM PT MPE Johanes Tak Tentu Perda dan Sebut Tenaga Kerja Lokal di Bawah Standart
Site Manager PT Mitra Purnama Engineering (MPE) Johanes baju hitam.

SIAK, datariau.com - Kesenjangan sosial ditengah masyarakat setempat, khususnya di Kabupaten Siak, Riau. Ketika persoalan itu terjadi, tak khayal akan menimbulkan perselisihan antara pihak perusahaan dengan masyarakat tempatan.

Penempatan tenaga kerja lokal, dikatakan oleh Site Manager PT Mitra Purnama Engineering (MPE) Johanes tidak menjadi skala prioritas dan tidak menjadi suatu keharusan bagi perusahaan untuk memperkerjakan tenaga kerja lokal saat ini.

Bahkan, Site Manager perusahan pembangunan kontruksi Gardu Induk 150 KV milik PT PLN (Persero) di Kampung Marempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau saat ini.

"Tenaga kerja lokal tidak menjadi skala prioritas, dan apakah itu suatu keharusan, dan saya tidak mengetahui apa itu soal Perda, mana dia biar saya lihat," ujar SM PT MPE Johanes tersebut.

Setelah beberapa saat membaca dan memahami isi (pasal) dari peraturan tentang penempatan tenaga kerja lokal yang telah di atur oleh pemerintah daerah dalam sebuah Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Siak.

"Pekerja kita ada dua kelompok, satu kelompok pekerja asal pulau Jawa dan satu kelompok pekerja asal Pekanbaru," sebut Johanes.

Kemudian Site Manager PT Mitra Purnama Engineering (MPE) Johanes mengatakan, perihal terkait pemberhentian tenaga kerja lokal tersebut, dengan santainya dia mengatakan, bahwa tenaga kerja lokal (tempatan) tidak standart. 

"Kita pertimbangkan, dan nanti kita akan kembali memberdayakan beberapa pekerja lokal, dan untuk BPJS TK dan BPJS Kesehatan langsung dari Jakarta," tutupnya.

Hingga berita ini terbit di media online datariau.com, Jumat (31/1/2020) wartawan ini belum dapat menghubungi (konfirmasi) Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Siak atas subkontrak PT Mitra Purnama Engineering tersebut.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi