ROHUL, datariau.com - Ruas jalan Rantau Kasai - Mahato
Kecamatan Tambusai Utara (Tambut) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang
merupakan jalan lintas provinsi rusak parah, bahkan konsisi jalan rusak
ini menjadi tontonan masyarakat, karena tidak bisa berbuat untuk
melakukan perbaikan.
Tidak saja menjadi tontonan warga, puluhan
kendaraan juga ikut terperangkap di jalan tersebut, akibat kerusakan
jalan yeng menyebabkan satu unit mobil tronton terpuruk sehingga
terjadi antrian panjang satu kilo meter, Ahad (9/12/2018).
Salah
seorang masyarakat Tambusai Utara (Tambut), Tarsarudin mengatakan,
kondisi jalan lintas provinsi rusak sudah berlangsung lama. Tetapi tidak
pernah diperbaiki oleh pemerintah, terutama pemerintah Provinsi Riau
yang berkewenangan menaganinya.
"Foktor kerusakan jalan juga dikibatkan dilalui oleh kendaraan bertonase besar," kata Tarsarudin.
Curah
hujan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu saat ini juga sangat tinggi.
Bahkan hujan terjadi hampir setiap hari dalam kurun tiga bulan terkahir
"Ya, dampaknya dari curah tinggi tersebut, menyebabkan kerusakan jalan
yang terjadi lebih kurang 10 kilometer," ucapnya.
Akibat kerusakan jalan ini juga menghambat aktivitas masyarakat baik dari arah Rantau Kasai maupun dari arah Mahato.
Salah
seorang supir truk tronton, Uhai mengatakan, akibat kondisi jalan rusak
dirinya bersama supir truk lainnya sudah mengantri lebih kurang selama
empat jam akibat tidak bisa dilewati, karena kondisi jalan mengalami
rusak parah.
"Kami sudah mengantri selama empat jam bang disini,
akibat mobil tronton yang terpuruk ditengah jalan dan kejadian ini bukan
yang pertamakalinya, namun sudah berulang kali dengan titik yang
berbeda," tutur Uhai.
Uhai berharap kepada pemerintah, terutama
Pemerintah Provinsi Riau selaku yang berwenang melakukan perbaikan agar
jalan ini segera diperbaiki dalam waktu dekat, sehingga tidak menggangu
aktivitas masyarakat.
"Selama ini kami taat membayar pajak kepada
pemerintah selaku pemilik armada dalam jasa transportasi, tapi apa yang
kami terima kondisi jalan tetap saja rusak," keluhnya.
Terpisah,
Ketua DPRD Rokan Hulu Kelmi Amri SH mengungkapkan, untuk kerusakan
jalan Rantau Kasai - Mahato pihaknya tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.
"Karena kerusakan jalan ini juga dipengaruhi faktor cuaca yang
saat ini intensitas curah hujan tinggi, bahkan hujan yang terjadi hampir
setiap hari," kata Ketua DPRD Rokan Hulu, Kelmi Amri SH.

"Kita
sudah perjuangkan jalan lintas ini untuk diperbaiki oleh pemerintah,
karena kewenangan perbaikan merupakan pemerintah provinsi. Alhamdulillah
2019 mendatang jalan ini segera diperbaiki, sesuai dengan koordinasi
kita dengan pemerintah provinsi Riau," jelas Kelmi.
Kelmi juga
mengatakan, untuk tahun 2019 mendatang perbaikan jalan lintas provinsi
Rantau Kasai - Mahato, pemerintah Riau sudah memasukkan anggran
perbaikan sebesar Rp64 miliar dari dua sumber pendanaan, pertama dari
DAK, dan kedua dari APBD Murni 2019 pemerintah Provinsi Riau.
"Kita
menghimbau kepada masyarakat Tambusai Utara untuk sabar menghadapi
permasalahan jalan ini. In syaa Allah 2019 mendatang rencana perbaikan
trealisasi," pungkas Kelmi. (ded)