Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Pelatihan Pembuatan dan Pengemasan Nugget Ikan Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Meskom

Datariau.com
1.433 view
Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Pelatihan Pembuatan dan Pengemasan Nugget Ikan Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Meskom

DATARIAU.COM - Tim Kukerta UNRI 2019 di Desa Meskom, adakan pelatihan pembuatan dan pengemasan nugget ikan kepada ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Meskom. Kegiatan ini sendiri dilakukan pada 21 Juli 2019 di Balai Pelatihan Desa Meskom.

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan PKK di Desa Meskom sekaligus mensukseskan program kerja Tim Kukerta UNRI 2019. Pelatihan ini berlangsung mulai pukul 14.00 WIB  sampai dengan pukul 16.30 WIB.

Dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Desa Meskom, Bapak Usman SP, dan Ibu Ketua PKK, Ibu Rosidawati kegiatan ini berlangsung lancar. Dimulai dengan pembukaan oleh Master Of Ceremony (MC) pada hari itu Saudari Pioni Auzella  Wahyuni, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Agus Nurokhim selaku Koordinator  Desa (Kordes) Kukerta UNRI Desa Meskom 2019.

Dalam kata sambuatannya Saudari Agus menyampaikan. "Semoga kegiatan pelatihan yang hari ini sama-sama kita lakukan memberikan manfaat kepada ibu-ibu sekalian dan juga dapat memberi inspirasi kalau-kalau ibu-ibu ingin membuka usaha dirumah," kata Agus.

Selanjutnya dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ibu Rosidawati selaku Ketua PKK dan Bapak Usaman, selaku Kepala Desa Meskom. Dalam kata sambutannya, bapak Usman menyampaikan harapannya terhadap dilakukannya kegiatan pelatihan ini. Beliau menyampaikan.

"Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menambah ilmu ibu-ibu dalam mengolah makanan, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan baik dalam hal menaikkan pendapatan keluarga maupun memabantu  memperbaiki gizi anak, kalau ada anaknya yang tidak suka sayur maupun ikan, bisa dijadikan nugget, kan tidak keliatan fisiknya. Jadi anaknya tetap bisa menikmati ikan dan sayur walaupun dalam bentuk yang berbeda," katanya.

Pelatihan ini sendiri dipandu langsung oleh Gita Amelia sebagai penanggung jawab program kerja ini, beliau adalah mahasiswi UNRI jurusan Teknologi Hasil Perikanan, FPK. Kegiatan ini berlangsung selama lebih kurang 2 setengah jam, dimulai dengan penyampaian mengenai nugget itu sendiri.

Pada pelatihan itu tim kukerta menggunakan ikan tenggiri sebagai ikan yang diolah, dan jagung sebagai bahan campuran untuk menambah nutrisi pada nugget tersebut.

"Jadi bu, nugget ini tidak harus menggunakan ikan tenggiri ya, bisa juga menggunakan ikan lain, seperti ikan Belukang, ikan Patin, dan ikan lain yang dagingnya putih dan harganya lebih ekonomis dari pada ikan tenggiri. Selain itu untuk campurannya juga tidak harusjagung, bisa diganti dengan tempe, tahu, maupun jantung pisang. Sehingga bisa memanfaatkan apa-apa yang sekiranya banyak kita temui disekitar kita," jelasnya.

Selanjutnya, Gita dan rekan-rekan kukerta UNRI lainnya mendemokan pembuatan nugget ini didepan ibu-ibu PKK yang berkesemoatan hadir pada saat itu. Selama demo dilakukan ibu-ibu juga beberapa kali menanyakan beberapa hal terkait pembuatan nugget ikan yang sekiranya kurang mereka pahami. Setelahnya tim juga menunjukkan proses pelumuran tepung panir dan penggorengannya. Setelah nugget selesai digoreng tim juga  mengajarkan platting atau menghias piring saji sehingga terlihat lebih menarik saat disajikan  kepada anak-anak.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pengemasan nugget ikan yang baik dan benar sehingga dapat dipasarkan oleh ibu-ibu. Dalam hal ini digunakan Plastik Zip untuk  membantu nugget tetap dalam keadaan baik saat dipasarkan, tapi dengan syarat harus tetap  dimasukkan ke dalam kulkas, karena nugget yang dibuat pada pelatihan tersebut tidak  menggunakan tambahan pengawet apapun, sehingga lebih sehat namun rentan basi atau  berjamur.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga tim Kukerta UNRI 2019 Desa Meskom berharap, pelatihan ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan baru bagi ibu-ibu dalam hal  mengelola hasil laut yang melimpah dan memanfaatkan bahan makanan seperti jantungpisang yang mudah ditemui, mempunyai segudang manfaat, namun kurang bernilai jual. Sehingga nantinya dapat membantu memperbaiki kondisi perekonomian keluarga, apabila dipasarkan. (rls)

*** By: Dira Andriani (Tim Kukerta UNRI 2019 Desa Meskom, Bengkalis)

Editor
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)