MOI Minta Pemkab Meranti Lebih Terbuka Soal DAK

datariau.com
586 view
MOI Minta Pemkab Meranti Lebih Terbuka Soal DAK
Ilustrasi. (Foto: int.)

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak menapik bahwa dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2016 memang telah mereka peruntukkan ke program lain.

Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdakab Meranti, Hery Saputra SH mengakui Dana Alokasi Khusus 2016 telah digunakan untuk program lain.

"Tahun 2016 lalu, anggaran tersebut memang kita gunakan untuk program lain yang dikelola oleh APBD. Kemudian Dana Bagi Hasil turun anggaran yang dipakai langsung dikembalikan melalui Rekening Kasda," ungkap Hery saat dikonfirmasi wartawan melalui selulernya, Jum'at (4/10/2019).

Hery menyebutkan, pada tahun 2016 dan 2017 Pemkab Meranti telah sepenuhnya menindaklanjuti LHP BPK Riau. Namun dalam rapat Paripurna tahun 2018 Pansus DPRD Kepulauan Meranti masih meminta Pemkab Meranti untuk sesegera mungkin menyelesaikan temuan BPK mengenai penggunaan DAK dan program peboisasi yang digunakan membiayai kegiatan yang lain.

Pansus mengingatkan kepada seluruh OPD untuk berhati-hati dalam melaksanakan program yang telah direncanakan dalam APBD, sehingga tahun depan catatan BPK tidak lebih buruk dari tahun ini.

Dengan tegas, pansus meminta agar Pemda Kepulauan Meranti menindaklanjuti seluruh temuan LHP BPK dan melaporkan hasil tindak lanjut rekomendasi BPK tersebut kepada DPRD Kepulauan Meranti.

Sekretaris Media Online Indonesia (MOI) Edi Hasibuan angkat bicara terkait hal tersebut.

"Saya berharap pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti lebih terbuka terkait pengunaan DAK," pinta Edi Hasibuan. (put)

Penulis
: Syahputra
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)