Kesra Pemko Padang Gelar Lomba Lurah Penerapan ABS-SBK

datariau.com
778 view
Kesra Pemko Padang Gelar Lomba Lurah Penerapan ABS-SBK
Foto: Irwandi
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Padang tahun ke-2 menggelar lomba Kelurahan Pengimplementasian (Penerapan) Adat Basandi Syara' Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) se-Kota Padang.

PADANG, datariau.com - Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Padang tahun ke-2 menggelar lomba Kelurahan Pengimplementasian (Penerapan) Adat Basandi Syara' Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) se-Kota Padang.

"Lomba tersebut mulai dari sosialisasi terhadap indikator indikator yang akan dilombakan.Tujuannya agar kelurahan yang ditunjuk camat untuk supaya bisa mempersiapkannya," ucap Kabag Kesra diwakili Kasubag Pendidikan Agustina SH MM, di aula kantor Camat Kuraji, Rabu (25/7).

Sosialisasi Kelurahan Pengimplementasian ABS-SBK di Kuranji ini yang ke delapan (8) tahun 2018. Sehubungan dengan itu Tim Penilai lomba Kelurahan Pengimplementasi ABS-SBK Kota Padang tahun 2018  terdiri dari Prof.Dr. Ir. Hj Puti Reno Raudhan Thaib, M. Si, Ketua Umum Bundo Kanduang Sumatera Barat,  Dr. Yulizar Yunus dari UIN Padang,  Drs. Suardi.S  Sekretaris LKAAM Kota Padang, Yusrizal KW Budayawan dan Ratmil, M.Pd dari Disdik Sumbar.

Mereka para tim penilai tersebut kagum melihat kehadiran pemuka masyarakat, pemuda, majelis taklim, yang komplit di aula kantor camat Kuranji tersebut. Dari semua pelaksanaan sosialisasi di Kecamatan Kuranji yang dihadiri semua unsur.

Sedangkan  Suardi Sekretaris LKAAM Kota Padang yang juga salah seorang penilai menyampaikan, tahun 2017 lalu, kelurahan   Kalumbuak, di Kecamatan Kuranji berhasil jadi terbaik 1. Lomba kelurahan Pengimplementasi ABS-SBK, adalah dalam rangka memotivasi warga kelurahan untuk melestarikan Adat Basandi Syara' Sayara' Basandi Kitabullah. Sebagaimana diketahui bersama bahwa   Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah merupakan landasan dari sistem nilai pandangan hidup yang menjadikan Islam sebagai sumber utama dalam tata dan pola perilaku yang melembaga dalam masyarakat Minangkabau. Artinya apa,  Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah adalah kerangka untuk  memahami keberadaan insan di Minangkabau.

"Untuk itu mari bersama membenahi berbagai aspek tentang adat istiadat Minang, paling tidak dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Kedepan agar lebih agak cepat langkah pembenahan tentang ketimpangan penggunaan  atribut Minangkabau, diminta kepada Walikota Padang melalui Bagian Kesra untuk mengundang para pengusaha pelaminan se Kota Padang. Lalu diadakan pertemuan, dalam temu muka  itu nantinya disampaikan warna Marawa yang benar, arti pelaminan, pakaian pernikahan anak daro dan lain sebagainya. Bila perlu nantinya, Walikota, Bupati se Sumatera Barat mengeluarkan surat edaran tentang aturan pemakaian atribut Minangkabau," sebut Suardi.

Soalnya saat ini banyak yang telah dilanggar serta tidak sesuai lagi dengan penempatan dan norma adat oleh  para pengusaha pelamainan. Contohnya pakaian pengantin berekor panjang, ada pelaminan di luar rumah dan lain sebagainya. Semua ketimpangan, dan yang bukan pada posisinya lagi dibenahi kembali bersama. (irwandi)

Penulis
: Irwandi Rais
Editor
: Agus
Sumber
: Datariau.com
Tag:Padang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)