Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Kembali Dibobol Maling, 7 Komputer Raib

datariau.com
857 view
Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Kembali Dibobol Maling, 7 Komputer Raib
Foto: Myus
Ruangan yang dibobol maling.

PEKANBARU, datariau.com - Momen libur panjang lebaran Idul Fitri 2018 dengan kondisi kegiatan di kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau kosong, menjadi sasaran kawanan maling.

Aksi maling di kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau ini merupakan kasus kesekiankalinya. Sebanyak 7 unit komputer merk Hp raib dilarikan maling, tepatnya di ruang Kabid Rekayasa Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau. Maling masuk dengan cara membobol terali besi jendela ruangan Kabid Rekayasa Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau. Kehilangan ini baru disadari pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/6/2018).

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen mengatakan, hilangnya 7 unit One PC (Komputer) merek Hp tepatnya di ruangan Kabid Rekayasa Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau baru diketahui pagi tadi setelah melaksanakan apel. 

"Tentunya terkejut atas kehilangan 7 unit komputer tersebut," ungkap Yoserizal Zen.

Memang, lanjutnya, Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sudah sering dibobol maling, bahkan sebelumnya, telah hilang 1 unit komputer dan pintu Museum Sang Nila Utama mengalami rusak akibat dijebol maling. 

"Kita juga prihatin atas kejadian ini, kita berharap kepada pihak Kepolisian Polresta Pekanbaru maupun Polsek Bukit Raya untuk dapat menangkap pelaku pencurian, baik pelaku pencurian 8 benda pusaka Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau yang dicuri pada Senin (13/3/2017) yang lalu, dengan kerugian hampir mencapai Rp55 juta maupun hilangnya 7 unit komputer ini," ungkap Yoserizal Zen. 

"Kita tidak peduli siapa pelakunya, apakah ada permainan orang dalam atau tidak. Seharusnya, hilangnya 7 unit komputer ini menjadi tanggungjawab pihak keamanan security selaku yang bertanggung jawab pengamanan Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau ini," pungkas Yoserizal Zen.

Penulis
: Myus
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)