Advertorial Pemkab Kampar

Kampar Pusat Industri Kerajinan Lokal

datariau.com
2.574 view
Kampar Pusat Industri Kerajinan Lokal
Foto: Kominfo Kampar
Hasil industri kerajinan lokal keripik ubi.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar melakukan Rapat Evaluasi kegiatan tahun 2017 dan persiapan menghadapi program kegiatan Dekransda tahun 2018.

"Dimana, kedepan semakin banyak tantangan yang harus kita hadapi terutama dalam membangkitkan usaha kecil dan pengrajin Kampar yang saat ini belum tersentuh secara maksimal," kata Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Hj Nuraini Azis saat memberikan arahan kepada peserta pada rapat kerja yang diadakan di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan M Yamin Bangkinang, belum lama ini.

"Terhadap kinerja tahunan, menjadi tugas kita untuk menjadikan organisasi yang handal dalam membina kerajinan yang ada di Kabupaten Kampar, ujung-ujungnya dapat mensejahterakan masyarakat dan keluarga," lanjut Nurani Azis yang didampingi oleh Wakil Ketua Dekranasda Kampar Muslimawati Catur, Ibu Sekda Kampar Yuli Mastuti Yusri, Ketua Harian Dekranasda Kampar Heri Afrizon serta seluruh pengurus Dekranasda Kabupaten Kampar.

Menghadapi tantangan kedepan, Nurani mengajak semua anggota menyiapkan Sumber Daya Manusia dan pembinaan pengrajin yang semangat dan rajin dalam memajukan usaha dan penuh dengan kreatifitas, seperti membuat dulang dan tanjak yang sudah dikenal dan diminati pada berbagai kegiatan pameran dan expo.

"Kita berharap Dekranasda yang ada di Kabupaten Kampar bisa mengangkat ciri khas Kampar seperti tenun, batik Kampar, kerajinan besi, maupun kerajinan yang belum tersentuh," harap Nuraini lagi.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Kabupatenn Kampar dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu evaluasi terhadap kegiatan tahun sebelumnya.



"Dimana Dekranasda Kampar sudah dapat melaksnakn berbagi kegiatan maupun dalam berpartisipasi dalam berbagai expo untuk mengenalkan Kabupaten Kampar," kata Heri Afrizon.

"Kedepan kita berharap akan terus melakukan pembinaaan pengrajin Kampar terutama ciri khas Kampar dalam pengembangan usaha kecil dan pengrajin," kata Heri Afrizon lagi.

"Kemuadian banyak agenda, baik provinsi, regional maupun nasioanl untuk mengenalkan ciri khas Kampar ke dunia luar," pungkas Heri Afrizon.

Rakorda

Untuk mempertajam tujuan dan fungsi organisasi, khususnya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam pembinaan pengrajin dan produk kerajinan yang berbasis Sumber Daya dan Kebudayaan, maka Dekranasda Riau melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Provinsi Riau yang diadakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.



Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Nuraini Azis yang ikut pada Rakerda tersebut menyampaikan bahwa dengan telah dibentuknya format pengurusan dan arah organisasi maka smakin mempermudah melakukan pembinaan kepada pengrajin dan produk kerajinan.

Diterangkan Nuraini Azis, bahwa Kampar merupakan salah satu daerah yang sangat banyak memiliki pengrajin yang menghasilkan produk kerajian bersumber produk lokal, namun tidak dibarengi dengan sumber daya manusia maupun permodalan yang memadai.

"Oleh sebab itu kita sangat membutuhkan pembinaan dan pengembangan dari pemerintah baik pusat mupun dari provinsi," kata Nuraini Azis.

Produk yang merupakan hasil dari karya yang berbasi kebudayaan, lanjutnya, sangat perlu dilestarikan karena saat ini semakin banyak produk modern yang membuat produk lokal yang merupakan ciri khas daerah semakin tertinggal.

"Maka rakerda inilah sebagi temnpat untuk memformulasikan pembinaan organisasi dalam memajukan para pengrajin dan produk kerjainan," ungkap Nuraini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau Wan Thamsir Rahman yang membuka langsung Rakorda tersebut menyampaikan, pentingnya selaku pemegang amanah dalam pembinaan pengrajin, bertekad membangun industri kerajinan yang bercirikan Riau, karena dengan peningkatan ini akan memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kita tidak bisa mengandalkan hasil Sumber Daya Alam lagi, karena sifatnya terbatas dan tidak bisa diperbaharui, maka dengan produk-produk inilah kita dapat memberikan tambahan bagi pemasukan daerah yang tak akan pernah habisnya," katanya lagi.

Ketua Dekranasda Riau Silsilita Arsyad yang menjadi Panitia Acara mengatakan, bahwa Rakor ini diikuti oleh seluruh Dekranasda se-Provinsi Riau yang digelar selama satu hari, berharap semoga dengan Rakorda ini pembinaan terhadap pengrajin dan produk pengrajin yang berbasis Sumber Daya dan Kebudayaan dapat dilaksanakan dengan maksimal.

Lomba UP2K

Setelah sukses meraih juara pada lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tingkat Kabupaten Kampar tahun 2016 yang lalu, Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara untuk lomba UP2K tingkat Provinsi Riau tahun 2018 kembali dipercaya untuk mewakili Kabupaten Kampar.

Dalam menindaklanjuti hal tesebut, sebelum tim penilai dari Provinsi melakukan penilaian, Tim Penggerak Persatuan Kesejateraan Keluarga Kabupaten Kampar segera melakukan Pembinaan UP2K Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara, Jum'at (6/4/2018).

Sebelum turun ke lokasi dalam pembinaan, di Aula Kantor Desa Sawah, Ketua Tim Penggerak Persatuan Kesejateraan Keluarga Kabupaten Kampar yang diwakili Wakil Ketua II Yuli Mastuti menyampaikan, agar apa yang menjadi penilaian oleh tim nantinya, mulai saat ini agar dipersiapkan sebaik mungkin.

"Hal ini bisa dengan terus berkoordinasi dengan PKK Kabupaten, agar apa yang menjadi kekurangan atau kelemahan bisa kita selesaikan secara bersama. Apalagi hal ini merupakan Desa yang dipercaya untuk membawa Kabupaten Kampar untuk ke tingkat Provinsi pada tanggal 16 April 2018 nantinya," urainya.

"Akan tetapi, walaupun nantinya tidak ada penilain atau perlombaan untuk desa lalainnya, tetapi kita harus tetap semangat dalam melakukan program UP2K. Sebab, disamping berlomba kegiatan UP2K juga akan meningkatkan ekonomi keluarga," terang Yuli.

Dalam UP2K yang utama dipersiapkan adalah kelengkapan data, profil serta administrasi harus lengkap. Dengan demikin apabila suatu saat ada penilain baik dari Kabupaten maupun Provinsi pihaknya sudah siap.

Selain pembinaan UP2K, pembinaan lain juga akan dilakukan seperti lomba administrasi di Desa Simpang Dua Kecamatan Kampar Kiri, lomba hatinya PKK di Desa Balam Jaya kecamatan Tambang serta lomba ivates di Kecamatan Tapung.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan Perdagangan, Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan, bahwa UP2K merupakan upaya penopang usaha pokok. UP2K juga merupakan sebagai peningkatan ekonomi keluarga.

"Untuk itu mamfaatkan lembaga yang ada mulai dari PKK Kabupaten, PKK Kecamatan sampai PKK Desa sebagai tindak lanjut program UP2K dalam mensejahteraan keluarga. Dengan UP2K ini diharapkan setidaknya ada usaha atau suatu produk unggulan yang bisa bermanfaat dan bersaing di pasaran," ujarnya.

Usai melakukan diskusi di Aula, tim dari Kabupaten bersama tim UP2K Desa melakukan peninjaun langsung terhadap produksi kerupuk ubi, pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Mutiara Kampar Desa Sawah, kebun Jeruk serta usaha kolam ikan. (adv/das/kominfo)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)