Jokowi Kesal, Perintahkan Kapolri Investigasi Anak Buahnya

Bambang
3.956 view
Jokowi Kesal, Perintahkan Kapolri Investigasi Anak Buahnya
Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Staf Kepresiden Moeldoko dan Mensesneg Pratikno ketika menyampaikan keterangan terkait revisi UU KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9/2019)

DATARIAU.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tampak kesal atas jatuhnya korban saat demonstrasi menolak RUU KUHP yang dilakukan sejumlah mahasiswa di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, di Kendari. Bahkan memakan dua korban jiwa. Padahal, Presiden Jokowi mengaku telah berulang kali mengingatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tak bertindak represif saat mengawal aksi.

Mantan Walikota Solo itu mengaku telah memerintahkan Tito untuk melakukan investigasi kepada seluruh jajarannya yang represif. Adapun dua mahasiswa yang tewas berasal dari Universitas Halu Oleo bernama Randy dan Yusuf Kardawi.

"Saya perintahkan juga agar menginvestigasi seluruh jajarannya. Karena yang disampaikan Kapolri kepada saya, tidak ada perintah apapun dalam rangka demo ini membawa senjata, jadi ini akan ada investigasi lebih lanjut," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Jokowi juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa di Kendari tersebut. Dia berharap keluarga kedua mahasiswa diberikan ketabahan.

"Semoga apa yang diperjuangkan menjadi kebaikan bagi bangsa ini dan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi - nya," ujar Jokowi.

Dua Mahasiswa Meninggal

Seperti diketahui, seorang mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggari meregang nyawa saat mengikuti demo menolak RUU KUHP di kompleks DPRD Kendari. Mahasiswa tersebut diketahui merupakan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kendari.

"Mahasiswa yang tewas bernama Randy, dia kader terbaik kami di IMM. Alumni perkaderan DAD IMM tahun 2017," ucap Ketua Umum IMM Najib Prasetyo saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (26/2019).

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Golden Hart membenarkan adanya mahasiswa yang tewas tersebut. Demonstran yang tewas tersebut adalah Randi, mahasiswa Haluoleo.

"Benar, kejadiannya sekitar pukul 15.30 Wita. Korban terluka di bagian dada sebelah kanan. Meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Korem," ujarnya kepada Liputan6.com

Korban tewas lain saat aksi demo mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara bertambah. M Yusuf Kardawi mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSU Bahteramas, Kendari dini hari tadi.

"Iya, pasien Muh Yusuf Kardawi (19) yang menjalani perawatan intensif pascaoperasi di RSU Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara meninggal dunia Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 04.00 Wita," kata Plt Direktur RSU Bahteramas dr Sjarif Subijakto di Kendari, Jumat.

Sjarif menyatakan tim dokter yang menangani korban Yusuf sudah berbuat maksimal.

Almarhum Yusuf tercatat sebagai mahasiswa jurusan Teknik D - 3 Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.*

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
Sumber
: Liputan6.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)