Jelang Idul Fitri 1440 H, Pemkab Siak Gelar Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Hermansyah
591 view
Jelang Idul Fitri 1440 H, Pemkab Siak Gelar Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintahan
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi pimpin Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

SIAK, datariau.com - Fluktuasi harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) serta ketersediaan BBM dan Gas LPG tabung 3 Kg menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah terbilang kurang lebih sepekan mendatang.

Menjadi salah satu pembahasan pokok dalam pelaksanaan Rapat Sinkronisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak yang digelar bersama Forkompinda, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak Tanjung Agung, Selasa (28/5/2019).

Turut hadir dalam rapat rutin tersebut Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK, Kajari Siak Herry Hermanus Horo, Ketua Pengadilan Bambang Trikoro, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetyo Harmianto, beserta para pimpinan OPD dan Camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi yang sebagai pimipinan rapat meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dijajarannya agar mempersiapkan langkah antisipasi terkait kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasa terjadi menjelang mendekati Hari Raya Idul Fitri, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dimana kenaikan harga yang disebabkan oleh tingginya permintaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, kata Alfedri, akan diminimalisir dengan upaya mendistribusikan paket kebutuhan masyarakat bersubsidi bagi rumah tangga.

"Sasarannya 22.051 paket barang kebutuhan pokok di 131 kampung dan kelurahan. Persatuannya paket kebutuhan pokok bersubsidi tersebut senilai Rp210.000, dan akan didistribusikan kepada masyarakat mulai tanggal 8 Mei kemarin hanya Rp50.000 saja. Paketnya, terdiri dari beras kemasan sebanyak 10 kg, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 4kg," jelasnya.

Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak juga diminta agar berkoordinasi dengan Perum Bulog Divre Riau-Kepri untuk melakukan operasi pasar bila terjadi kenaikan harga yang signifikan maupun kasus kelangkaan.

"Demikian juga saya minta optimalkan tim terpadu pemantauan harga dan pengawasan ketersediaan komoditi pangan, serta sistem informasi harga secara online dan realtime. Koodinasikan dengan Dinas Perhubungan  terait kelancaran distribusi bahan pokok keluar masuk wilayah Kabupaten Siak," imbuh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

Namun demikian, khusus untuk ketersediaan Gas LPG 3 Kg maupun stok BBM, menurut Alfedri, masih dalam keadaan normal, kendati mulai terjadi lonjakan permintaan pasar.

Hal lain yang turut menjadi fokus bahasan dalam pelaksanaan rapat itu, yakni terkait langkah persiapan angkutan lebaran. Memasuki musim mudik lebaran, terang Bupati Siak itu, dimana persiapan pelaksanaan penyelenggaraan angkutan penumpang perlu di intensifkan. 

"Angkutan darat, laut, dan sungai serta angkutan penyeberangan diminta bekerjasama dengan Organda dan perusahaan pelayanan angkutan agar kebutuhan angkutan darat maupun kapal dapat melayani semua penumpang. Baik itu melalui pelabuhan Tanjung Buton, Penyeberangan Benayah, maupun di Terminal Perawang," tukas Alfedri.

Tahun ini untuk melayani arus mudik, persiapan mudik angkutan darat, laut, sungai dan penyeberangan dirinci sebanyak 40 unit armada AKAP angkutan darat, 5 unit Boat dan 2 unit Kapal Ferry armada angkutan laut, 1 unit armada angkutan penyeberangan, serta 4 unit armada angkutan sungai Speedboat. 

Sementara itu, pada titik-titik strategis rute lalu lintas mudik, Pemkab Siak bersama intansi terkait akan menempatkan sebanyak 16 posko pengendalian angkutan lebaran dengan melibatkan sebanyak 221 personil gabungan, diantaranya 116 petugas Dinas Perhubungan, 80 petugas Polres Siak, 10 personil TNI, 1 petugas KSOP, 11 petugas medis Dinas Kesehatan dan 3 petugas PMI.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kasus kecelakaan lalulintas selama arus mudik maupun gangguan medis lainnya. Bupati Siak menginstruksikan agar Rumah Sakit Umum dan Puskesmas 24 jam yang berada diruas lintas bersiaga dan mengatur jadwal shift piket jaga petugas medis.

"Ketersediaan obat-obatan juga agar diperhatikan, sehingga tidak terjadi kelangkaan obat-obatan yang diperlukan," ujarnya.

Kemudian kata suami Dra Hj Rasidah Alfedri itu, bagi setiap OPD terkait diminta mengantisipasi setiap potensi kendala yang kemungkinan mempengaruhi kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik.

 

Misalnya, lanjut Alfedri, terkait insfrastruktur jalan, diperlukan upaya pembenahan bagi beberapa ruas jalan yang rusak. 

"Demikian juga untuk persiapan angkutan lebaran, saya minta Dinas Perhubungan untuk dapat memantau kewajaran kapasitas angkutan dijalan," pungkasnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)