Hutan Manggrove Seluas 25 Haktare Disulap Kelompok Pemuda Kampung Kayu Ara Permai Menjadi Objek Wisata Edukasi

Hermansyah
1.754 view
Hutan Manggrove Seluas 25 Haktare Disulap Kelompok Pemuda Kampung Kayu Ara Permai Menjadi Objek Wisata Edukasi
Hutan Bakau (Manggrove) Objek Wisata Edukasi Sungai Bersejerah Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau.

SIAK, datariau.com - Matahari yang hampir bulat Jingga di celah-celah awan perlahan timbul dari seberang Hutan Manggrove lebat dan luas hampir 25 haktare, menambah suasana asri Kampung Kayu Ara Permai.

Sehingga menjadikan pemandangan yang memanjakan mata ditambah lagi dengan kicauan burung-burung yang bermain diranting-ranting pohon Bakau nan sejuk, sungguh membuat lelah selama hampir seminggu bekerja dan beraktivitas hilang seketika.

Hutan yang tumbuh di bibir Pantai Selat Lalang Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak ini memiliki Hutan Bakau yang sangat luas yang dikelola Kelompok Pemuda dan menjadikannya sebagai objek wisata baru di Kabupaten Siak, Riau.

Dimana Hutan Bakau tersebut dikelola bedasarkan asas Wisata Edukasi, dengan nama Kelompok Konservasi Laskar Mandiri.

Ketua Kelompok Pengelola Hutan Bakau Sabarion, menceritakan awal mula berdirinya kelompok ini atas kesadaran bersama para Pemuda Kayu Ara Permai. Dengan memanfaatkan potensi yang ada di kampungnya tersebut menjadikan Hutan Mangrove berawal dari lahan biasa hingga disulap menjadi kawasan wisata dan edukasi bagi para pengunjung nantinya.

"Awalnya kami dari Kelompok Konservasi Laskar Mandiri melakukan swadaya dengan mengolah Hutan Bakau ini menjadi objek wisata, dan berkat kerja keras kawan-kawan, Alhamdulillah dari hasil swadaya yang kami lakukan maka kami dapat membangun trek(jembatan) sepanjang lebih kurang 30 meter," ungkapnya.

Lanjut pria yang akrab dengan sapaan Oyon (Sabarion) menjelaskan, dari trek (jembatan/titian) yang dibangun ini dari pengajuan proposal kepada pihak perusahaan juga Pemerintah Kabupaten Siak sendiri yang membidangi Pelestarian dan Pengembangan Wisata.

"Belum sempat mengajukan proposal, diakhir tahun 2017 lalu, kami dari kelompok mendapatkan tawaran dari bapak Abdul Razak selaku Penghulu Kampung Kayu Ara Permai untuk melanjutkan pembangunan dengan menggunakan Dana Kampung/Desa. Dan Alhamamdulillah pada tahun 2018 lalu, akhirnya objek wisata kami pun telah terbangun dan siap untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing," terang Ketua Kelompok Pengelola Hutan Bakau tersebut.

Sementara itu, selaku Sekretaris Kelompok Pengelola Hutan Bakau Jefrizal menambahkan, bahwa tempat wisata ini bukan hanya tempat wisata biasa, tetapi juga dapat menyajikan edukasi kepada seluruh pengunjung terutama bagi pelajar maupun mahasiswa. Dan sebab itu pula tempat objek wisata ini pun diberi nama dengan 'Wisata Edukasi Mangrove Sungai Bersejarah'.

"Banyak yang bertanya, kenapa diberi nama 'Sungai Bersejarah', sebab sungai ini adalah sungai yang bersejarah bagi kampung kami, dan menurut legenda yang beredar, dari sungai inilah awal berdirinya kampung kami, tak itu ajo do (tidak itu saja), mungkin orang awam hanya mengetahui Hutan Mangrove ini hanya Pohon Bakau dan pohon api-api. Sedangkan lokasi wisata kami ini memiliki 25 jenis tumbuhan termasuk dalam Hutan Mangrove dan secara tidak langsung pengunjung yang datang berwisata nanti dapat mengenal (belajar) berbagai tumbuh-tumbuhan yang ada disekitaran Hutan Mangrove ini," terang Jefrizal.

Lebih lanjut, Jefrizal berharap dengan resmi dibukanya tempat Wisata Edukasi ini nantinya dapat menarik minat masyarakat maupun wisatawan untuk berkunjung ke Objek Wisata Edukasi Hutan Bakau (Manggrove) Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.

"Kami berharap nanti akan ramai yang datang kesini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Kayu Ara Permai khususnya, Kecamatan Sungai Apit umumnya. Mudah-mudahan kedepan kami juga mendapatkan support dari pihak perusahaan maupun Pemerintahan Kabupaten Siak," tutup Sekertaris Kelompok Pengelola Hutan Bakau Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak tersebut kepada datariau.com, Kamis (27/3/2019).

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)