Hari Jadi Kabupaten Siak ke-20, GUBRI Beri Hadiah Untuk Warga Perawang-Pekanbaru

Fadhilah
1.074 view
Hari Jadi Kabupaten Siak ke-20, GUBRI Beri Hadiah Untuk Warga Perawang-Pekanbaru
Gambar desain hari jadi Siak ke-20 (infosiak)

SIAK, datariau.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan membangun akses Jalan dari Perawang ke Pekanbaru. Ini salah satu rasa kepedulian Pemerintah dan diumumkan pada perayaan hari ualang tahun Kabupaten Siak ke-20, bertempat di depan Istana Siak, Minggu (13/10/2019).


Jalan yang membelah areal kebun sawit PT Surya Intisari Raya (SIR) mulai dari Kelurahan Okura Kabupaten Rumbai dengan Maredan lebih kurang sepanjang 20 kilometer bakal mulus pada tahun 2020 mendatang.


"Jalan melalui PT SIR dari Pekanbaru menuju Perawang tahun depan akan selesai," ujar Syamsuar saat paripurna istimewa peringatan HUT ke-20 Kabupaten Siak, di gedung Panglima Ghimbam Kantor DPRD Siak, Sabtu (12/10/2019).


Tidak hanya itu, kata Syamsuar ditahun yang sama Pemprov Riau juga sudah mengusulkan kepada Pemerintah pusat untuk membangun Jalan Nasional dari Simpang Pusako ke Telukmasjid Sungai Apit sampai Bandarsungai hingga menuju ke Dumai.


"Kalau panjang dan anggarannya kurang tahu, tapi yang terpenting sudah disetujui kementerian PU PR" ujarnya.


Pembangunan jalan yang tadi merupakan jalan menuju kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) saat ini, jalan itu sudah dibangun tapi hanya sampai Simpang Pusako.


"Karena KITB sudah masuk RPJMN 2019-2024, maka kawasan itu jadi perioritas Pemerintah pusat. Kalau kita sama-sama mendukung saya yakin KITB bisa membangun lokomotif ekonomi bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak," papar Syamsuar.


Jika status Jalan tadi beralih ke Nasional, tentu akan dilakukan pelebaran dan sangat menguntungkan Pemprov dan Pemkab Siak.


"Ini bisa mengurangi beban APBD Pemprov dan Pemkab. Sebab Jalan yang disebutkan tadi ada yang menjadi tanggungjawab Pemprov dan Pemkab," tambahnya.


Untuk meningkatkan Jalan Nasional sampai ke Pulau-Pulau di luar Kabupaten Siak, tahun 2020 Pemprov Riau sudah membuat program FS-DED pembangunan jembatan dari Mangkapan Siak menuju Pulau Padang sampai ke Pulau Bengkalis.


Tidak hanya itu, kajian ulang Bandara Sultan Syarif Kasim II juga akan dilakukan di tahun yang sama. Bahkan,imbuh Syamsuar, pihaknya sudah menyampaikan soal Bandara ini ke Menteri Perhubungan.


"Dulu zaman Bang Arwin AS jadi Bupati Siak dan pak Rusli Zainal Gubernur Riau, sudah dilakukan kajian ini. Tahun depan kita juga akan mengkaji ulang pembangunan Bandara baru. Apalagi Walikota Pekanbaru sudah tidak mengizinkan perluasan Bandara. Maka itu cara terakhir membangun Bandara baru yang lokasinya insyaAllahu di Siak," tutup Syamsuar.(rio)

Penulis
: Rio Romansyah
Editor
: Fadhilah
Sumber
: infosiak.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)