Dilaporkan ke Bupati, Sampah yang Menumpuk di Pinggir Jalan Bersih Dalam Sehari

datariau.com
874 view
Dilaporkan ke Bupati, Sampah yang Menumpuk di Pinggir Jalan Bersih Dalam Sehari

KAMPAR, datariau.com - Atas adanya laporan masyarakat kepada Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH, terkait banyaknya sampah yang dibuang di daerah penyangga mulai dari Desa Tarai Bangun, Teluk Kenidai, Kubang, Teratak Buluh, Kualu, dan Rimbo Panjang, Bupati Kampar memerintahkan agar instansi terkait dapat menindaklanjuti sehingga kedepan tidak ada sampah yang berserakan di pinggir jalan.

Menindaklanjuti perintah Bupati Kampar tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar langsung melakukan aksi sehingga sampah-sampah tersebut bersih dalam satu hari dengan mengangkut seluruh sampah ke TPA yang berada Bangkinang.

Demikian Disampaikan Kadis DLH Kampar Ir Aliman Makmur PC Hd melalui telepon seluler Jum'at malam (25/7) di Bangkinang.

"Alhamdulillah atas instruksi Bupati Kampar sampah di daerah penyangga dapat kita bersihkan dalam satu hari," kata Aliman.

Untuk mengeksekusi sampah tersebut pihaknya menurunkan 2 unit escavator dan 7 mobil angkutan sampah Pemkab Kampar serta 5 mobil tronton bantuan dari PT Ibnu Riza Cemerlang dengan direktur Ibnu Yakhzan M Eng. Bahwa sampah ini berada di tempat padat penduduk sementara itu tidak tersedianya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di sekitaran daerah tersebut.

Terkait dengan solusi yang akan dilakukan telah diprogramkan jangka pendek dan jangka panjang, untuk sekarang diminta kepada seluruh desa penyangga di dua kecamatan, yakni kecamatan Tambang dan kecamatan Siak Hulu, terdiri 6 desa maupun masyarakat sekitar yang menjadi daerah penyangga untuk dapat membentuk kelompok sadar sampah dengan Peraturan Desa, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa untuk menjadikan sampah ini sebagai sumber ekonomi.

"Begitu juga dengan penyediaan tempat sampah yang mobile pada satu titik, sehingga seluruh wilayah di Kabupaten Kampar tetap bersih dan bebas dari tumpukan sampah," kata Aliman Makmur. 

Walaupun saat ini ada kelompok masyarakat yang mengelola sampah di lahan 1 hektare namun ini tentunya tidak memenuhi standar baik dari pengelolaan maupun dari kesehatan masyarakat.

"Sementara untuk jangka panjang kita telah persiapkan lahan seluas 40 hektare di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung akan bangun TPA regional yang modern dan manajemen profesional, dan ini telah kita komunikasikan dengan Provinsi Riau maupun dengan kota Pekanbaru," kata Aliman Makmur.

"Selain itu kedepannya kita telah melakukan kajian dan analisis sehingga sampah dapat dijadikan sebagai penghasil uang dengan teknik pengelolaan sampah yang baik," lanjut Aliman lagi.

Terakhir Aliman mengajak semua pihak peduli akan sampah dengan cara tidak membuang sampah sembarang, tapi buang sampah pada tempat yang telah disediakan.

"Ini tentunya untuk kesehatan dan lingkungan kita," kata Aliman Makmur. (kmf/das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:sampah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)