Cerita Mertua soal Marthen Sehari Sebelum Tewas Kena Peluru Nyasar, Kematian Marthen yang Tidak Disangka Meninggalkan Duka Mendalam Bagi Keluarga

Datariau.com
848 view
Cerita Mertua soal Marthen Sehari Sebelum Tewas Kena Peluru Nyasar, Kematian Marthen yang Tidak Disangka Meninggalkan Duka Mendalam Bagi Keluarga
Foto: Matius Alfonso/detikcom

DEPOK, datariau.com - Kematian Marthen Layraga (30), korban tewas terkena peluru nyasar, meninggalkan duka bagi keluarga. Di mata keluarga, Marthen adalah sosok yang baik dan ulet. 

"Minggu sorenya juga dia metikin mangga, ngomong 'habisin aja ya, terakhir ini'," kata Wiwin ibu mertua Marthen di kediamannya di Pesona Laguna, Cilangkap, Tapos, Depok, Selasa (10/7/2018).

Itu adalah terakhir kalinya Wiwin bertemu dengan Marthen. Keesokannya, Senin (9/7) pagi saat Marthen hendak berangkat kerja, Wiwin tidak sempat bertemu dengannya.

"Nah pas besok paginya Senin mau berangkat nyariin, mau pamit berangkat, tapi nggak ketemu saya, lagi belanja ke warung pagi," katanya. 

Wiwin merasa menyesal karena tidak bertemu dengan Marthen. "Saya nggak sempat ketemu dia pas mau pamitan itu, makanya saya nyesel banget," imbuhnya.

Kematian Marthen yang tidak disangka ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Istri Marthen masih bersedih atas kepergian suaminya itu.

"Pas kemarin dikasih tahu ibunya ya nangis, (kalau) anaknya yang gede saya nanya bapak mana, terus dijawab pergi, belum pulang. Ini anaknya yang TK," tuturnya.

Keluarga sejauh ini mengetahui Marthen tewas akibat peluru nyasar. Peristiwa terjadi di Tol JORR, setelah korban bergantian nyopir dengan kernetnya.

"Kejadian habis istirahat, gantian sama kernetnya nyetir, dia istirahat ngopi sama ngerokok, dia gantian duduk sebelah kiri, temennya yang nyupir. Terus denger suara 'peletuk' gitu kata temen di sebelahnya," tuturnya. 

Keluarga saat ini masih menunggu kepastian soal asal peluru.

"Keluar darah terus di situ langsung pingsan, kena mungkin kepalanya, kena tembus katanya. Nunggu aja kodenya peluru apa itu peluru polisi atau peluru TNI atau dari mana," tandasnya.

Sumber
: detik.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)