XIII KOTO KAMPAR Datariau.com - Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili Asisten Bidang Administrasi umum Setda Kampar Syamsul Bahri menerima Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat Ir. Benni Warlis, MM beserta rombongan. Rombongan Provinsi Sumatera Barat tersebut datang mengunjungi Kabupaten Kampar dalam rangka sharing atas berubahnya status Kabupaten Kampar dari PSBB menjadi New Normal.
Pertemuan tersebut dipusatkan di Aula Kantor Camat XIII Koto Kampar, Syamsul Bahri dalam kesempatan tersebut didampingi PLT Kalaksa BPBD Kampar Amga, Camat XIII Koto Kampar, Fajri dan Kapolsek Kecamatan XIII Koto Kampar. (5/6)

Asisten Bidang Administrasi umum itu dalam pemaparannya menyampaikan Kunci dari keberhasilan Pemda Kampar menekan penyebaran Virus Corona adalah mendisiplinkan masyarakat dan mensosialisasikan kepada masyarakat akan bahaya Penyebaran Virus Corona.
"Kunci Keberhasilan Pemda Kampar dalam menekan Penyebaran Virus Covid 19 adalah Disiplin, tetap menjaga Protokol Kesehatan, serta selalu mensosialisasikan pemakaian Masker, jaga jarak, serta hindari kerumunan dimanapun" ucap Syamsul Bahri.
Selain itu, Bupati Kampar juga mengambil kebijakan bahwa setiap desa menganggarkan 20 sampai 50 juta untuk penanganan Covid 19 disetiap desa, kegunaannya untuk mendirikan posko, pembelian masker, hand Sanitizer, penyemprotan disenfektan di area publik dan juga menganggarkan 100 juta setiap desa untuk sembako yang dibagikan ke warga.
Syamsul Bahri juga mengungkapkan, Tim Gugus Tugas dalam menghadapi New Normal dikabupaten Kampar juga telah membangun 11 posko, serta posko sewaktu PSBB tetap difungsikan, agar masyarakat Kampar Mengetahui bahwa New Normal bukan akhir dari Virus Corona.
Ditambahkan Syamsul Bahri, bahwa Untuk pendanaan Bantuan Bagi masyarakat terdampak Virus Corona ini, dirinya memaparkan bahwa selain bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, ada juga dana berasal dari CSR perusahaan, Baznas serta dana Desa yang ikut membantu masyarakat.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat Ir. Benni Warlis, MM mengakui bahwa sampai saat ini Positif Covid -19 di Provinsi Sumbar berjumlah 500 hingga hampir 600 orang, hasil yang dapat diambil dari sharing kepada Kabupaten Kampar yang telah memberlakukan New Normal bahwa Kabupaten Kampar telah menggunakan Dana Desa untuk membantu masyarakat, Hal ini bisa juga diterapkan di Provinsi Sumbar.
Selain itu Benni Warlis juga menyampaikan tujuan Kabupaten Kampar yang dipilih sebagai daerah Rujukan New Normal adalah tidak ditemukan Pasien Positif baru saat ini dan rendahnya pasien ODP maupun PDP Covid-19, Provinsi Sumatera Barat juga memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan Tim Gugus Tugas Kabupaten Kampar yang telah berhasil memutus mata rantai penyebaran Virus ini.
Asisten II itu juga menyampaikan bahwa pemprov Sumatera Barat besok baru akan memastikan layak atau tidaknya Provinsi Sumatera Barat memberlakukan New Normal, Dari hasil Tele Conference Gubernur Dan Bupati/Walikota Se-provinsi Sumatera Barat ada beberapa Wilayah yang belum siap termasuk Kota Padang masih belum siap berlakukan New Normal dan apabila dianggap layak pada tanggal 7 Juni nanti Pemberlakuan PSBB akan dirubah menjadi New Normal.
Dirinya juga berterima kasih atas kerjasama Pemprov Riau dan Pemprov Sumatera Barat dalam membatasi pergerakan pemudik baik dari Sumbar menuju Provinsi Riau atau sebaliknya dari Provinsi Riau menuju Provinsi Sumatera Barat, Jalinan kerjasama selama ini membuktikan mampu menekan penyebaran Covid 19 dikedua Propinsi.
Hadir dalam kunjungan kerja Provinsi Sumatera Barat ke Kabupaten Kampar diantaranya Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Kepala Satpol PP, Sejumlah Kepala OPD Provinsi Sumatera Barat, dan Staf Ahli. (Das)