Ada Kejanggalan Pria Inhil Gantung Diri di Pohon Kelapa, Satu Anggota Polisi Diperiksa

Izon
2.561 view
Ada Kejanggalan Pria Inhil Gantung Diri di Pohon Kelapa, Satu Anggota Polisi Diperiksa

TEMBILAHAN, datariau.com - Erizun (31), seorang warga Teluk Pinang ditemukan tergantung di pohon kelapa. Ada yang janggal dari kondisi korban yang disebut gantung diri ini. Satu orang personil Polsek GAS diperiksa terkait persoalan ini. 

Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri SIK mengatakan, pada intinya Polres Inhil akan menangani kasus ini hingga menemukan titik terang terkait penyebab sebenarnya kematian korban ditemukan tewas tergantung di Kebun kelapa, Jalan Merdeka Lr Bumi Ayu, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, Inhil, pada Sabtu (20/10/18) siang lalu.

"Dari kita satu orang diperiksa Propam, anggota kita yang dituduhkan melakukan pemukulan itu," ujar Wakapolres Inhil kepada awak media saat mendatangi Polsek GAS, Ahad (21/10/2018) malam.

Wakapolres menyatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus ini sampai jelas, sehingga tidak ada praduga di tengah masyarakat. Dan akan menindak jika ada keterlibatkan oknum anggotanya terhadap kematian korban.

"Jangan sampai ada praduga nanti tidak ada keterbukaan dari polisi, ini yang akan kita kejar secepatnya," imbuh Wakapolres.

Wakapolres pun berkomitmen akan terus memantau proses penyelidikan yang dilakukan di lapangan, sehingga penyebab pasti meninggalnya korban dan fakta yang terjadi di lapangan terkuak.

Sebelumnya, Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri SIK langsung mendatangi Polsek GAS terkait berkumpulnya masyarakat di depan Polsek GAS, Ahad (21/10/2018) sore.

Sekira pukul 16.00 masyarakat telah datang dan bertahan di depan Polsek GAS untuk meminta pihak kepolisian membeberkan hasil visum terhadap Erizun alias Al Gunggut, seorang warga Teluk Pinang yang ditemukan gantung diri di kebun kelapa.

Wakapolres Inhil beserta jajaran pun langsung menggelar pertemuan bersama tokoh masyarakat, keluarga korban dan pihak terkait setempat. (zon)

Penulis
: Izon
Editor
: Izon
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)